Kota Semarang Ditunjuk KPK jadi Percontohan Pencegahan Korupsi

METROSEMARANG.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan pencegahan korupsi melalui partisipasi masyarakat. Sebelumnya Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga dinobatkan sebagai Kepala Daerah Terbaik di Indonesia dalam hal Pelayanan Publik oleh Kemenpan RB.

Wali Kota Hendi saat menerima kedatangan perwakilan KPK RI di balai kota, Jumat (7/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Komitmen menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan tersebut dilakukan oleh KPK dengan melakukan supervisi atau pendampingan langsung kepada Pemkot Semarang dalam melakukan berbagai kegiatan pemerintahan. Antara lain di bidang kesehatan dan pendidikan melalui aplikasi SI JAGA.

SI JAGA sendiri merupakan sebuah aplikasi mobile yang dikembangkan oleh KPK untuk mewujudkan keterbukaan publik dalam melakukan pencegahan korupsi melalui partisipasi masyarakat.
Pada Jumat (7/4), KPK secara khusus datang ke Kota Semarang untuk melakukan koordinasi supervisi pencegahan di Pemkot Semarang.

KPK yang diwakili oleh Najib Wahito (Ketua Tim Korsupgah KPK RI Untuk Jawa Tengah) dan Guntur (Fungsional Korsupgah KPK RI) diterima langsung oleh Hendi, sapaan akrab wali kota.
Dalam kesempatan tersebut, Najib Wahito mengamati banyak inovasi serta gagasan dari Kota Semarang yang berjalan karena adanya integritas orang di belakangnya.

“Sistem yang dibuat hanya akan berjalan bila orang di belakangnya memiliki integritas,” katanya.

“Pemberantasan korupsi khususnya di bidang pencegahan salah satu faktor yang penting adalah kepala daerahnya, nah kalau kami lihat kepala daerah di Kota Semarang memiliki komitmen itu, beliau selalu mendukung dan itu yang kami pegang,” tambah Najib.

Wali Kota Hendi sendiri terlihat antusias atas kedatangan KPK RI untuk melakukan pendampingan. “Jadi menurut TII (Transparency International Indonesia, Kota Semarang di 2010 ada di ranking ke 25 dalam daftar Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia. Lalu di tahun 2015 Semarang berhasil melonjak peringkatnya menjadi 3 terbaik. Ini membuktikan komitmen kami dari waktu ke waktu semakin besar dalam melakukan pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Dengan dukungan yang diberikan KPK kepada Kota Semarang melalui korsupgah ini, ia optimistis di survei Indeks Persepsi Korupsi selanjutnya, Kota Semarang dapat menjadi yang terbaik di Indonesia. Apalagi sektor pendidikan dan kesehatan telah menjadi perhatian penting pemkot.

Dalam memimpin Kota Semarang sendiri, Wali Kota Hendi menetapkan 5 fokus kerja HEBAT yang dijabarkan per-huruf menjadi Healthy (Kesehatan), Education (Pendidikan), Building (Infrastruktur Fisik), Attitude (Perilaku), serta Trading (Perdagangan atau Bisnis). (duh)

You might also like

Comments are closed.