Kota Semarang Raih Piala Adipura Enam Kali Beruntun

METROSEMARANG.COM – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia memberikan penghargaan Piala Adipura kepada Pemerintah Kota Semarang. Pemberian penghargaan Adipura tersebut diberikan Rabu malam (2/8) di Auditorium Manggala Wanabhakti kompleks Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penyerahan penghargaan Adipura untuk Kota Semarang. Foto: istimewa

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri LH dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar kepada Pemerintah Kota Semarang yang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, Gunawan Saptogiri. “Penghargaan ini merupakan penghargaan keenam kali berturut-berturut yang diterima Kota Semarang sejak tahun 2012,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Semarang, Achyani, Kamis (2/8).

Menurut Achyani, capaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama antara Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan masyarakat dalam menata dan menjaga kebersihan lingkungan. Kota Semarang, lanjut Achyani, telah memenuhi standar dari sejumlah unsur penilaian, mulai dari kebersihan, penghijauan ada semuanya.

“Mulai dari taman, jalan, pasar, pertokoan, perumahan, sekolah, hingga kebersihan selokan dan sungai,” jelasnya.

Ditambahkan, selama dua tahun terakhir dalam kepemimpinan Wali Kota Hendrar Prihadi, wajah Kota Semarang terus mengalami perubahan dan pembenahan ke arah positif. Hal tersebut bisa dilihat dari penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada lahan-lahan tidur yang pasif menjadi taman-taman kota, dan pembenahan taman-taman yang sudah rusak menjadi taman aktif dengan berbagai pepohonan yang ditanam ditambah fasilitas yang disediakan untuk warga.

RTH ini juga diterapkan pada fasilitas-fasilitas umum warga seperti pemukiman, perkantoran, pertokoan, pasar, sekolah, rumah sakit/ Puskesmas dan terminal bus/ angkutan kota.
Selain itu trotoar di jalan protokol juga tak luput dari penataan. Seperti di Jalan Veteran, Jalan Imam Bonjol, kawasan Simpang Lima, Jalan Pemuda, Kota Lama, dan lainnya.

“Penataan yang dilakukan Wali Kota Hendi juga memperhatikan estetika. Bahkan sejumlah titik menjadi spot selfie,” tegasnya.

Penghargaan Adipura ini juga tidak terlepas dari inovasi Hendi, yang mengubah lingkungan kumuh disertai penataan pasar tradisional menjadi lebih asri, bersih dan terawat. Salah satu kampung kumuh yang berhasil disulap adalah Kampung Pelangi di Kelurahan Wonosari yang menjadi viral hingga sampai ke manca negara. (duh)

You might also like

Comments are closed.