KPU Semarang Hemat Rp 10 Miliar di Pilwakot 2015

METROSEMARANG.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mampu melakukan efesiensi biaya penyelenggaraan pemilu wali kota dan wakil wali kota (pilwalkot) tahun 2015 sebesar Rp 10 miliar. Hal itu diungkapkan KPU dalam kegiatan evaluasi pemilu 2015.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono
Foto: metrosemarang.com/dok

Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan penyelenggaran pemilu 2015 di Gedung Pandanaran lantai 5, Semarang, Rabu (28/12), merupakan kegiatan tahap akhir pelaksanaan pemilihan wali kota dan wali kota Semarang tahun 2015.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono mengatakan, pihaknya berhasil mewujudkan pemilu yang efektif dan efesien, transparan, akuntabel dan aksesable. Tercermin dari pengelolaan anggaran KPU dalam pelaksanaan pilwalkot tahun 2015.

”Selama proses pemilihan wali kota dan wakil wali kota Semarang kami telah berhasil melakukan efisiensi totak sebesar Rp 10,052 miliar,” kata Henry.

Dia menjelaskan, penerimaan hibah KPU tahun 2015 sebesar Rp 33,182 miliar. Realisasinya di tahun 2015 sebesar Rp 24,245 miliar. Sehingga melakukan penghematan biaya penyelenggaraan pemilu mencapai Rp 8,937 miliar.

Sedangkan penerimaan hibah dari Pemkot Semarang tahun 2016 sebesar Rp 2,402 miliar. Namun realisasinya hanya sebesar Rp 1,287 miliar sehingga berhemat Rp 1,115 miliar.

”Kita bisa melakukan penghematan karena pemilu berjalan lancar. Tidak ada sengketa atau perselisihan hasil pemilihan sampai di Mahkamah Kostitusi,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.