KPU Semarang Masih Tunggu Pencairan Dana untuk Pilwakot

Launching tahapan Pilwakot Semarang, Selasa (9/6). KPU Semarang bakal mendapat kucuran dana Rp 45 miliar untuk menggelar Pilwakot akhir tahun ini. Foto: metrosemarang.com/dok
Launching tahapan Pilwakot Semarang, Selasa (9/6). KPU Semarang bakal mendapat kucuran dana Rp 45 miliar untuk menggelar Pilwakot akhir tahun ini. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang sampai saat ini masih menunggu pencairan dana dari pusat untuk pelaksanaan Pilwakot, 9 Desember mendatang. Pemanfaatan dana Pemilu tersebut nantinya akan digunakan untuk operasional badan penyelenggara Pemilu serta kebutuhan logistik lainnya

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono mengatakan, apabila sesuai rencana, lembaganya memperoleh kucuran dana sebesar Rp 45 miliar. “Itu nanti dipakai membiayai pengadaan alat peraga kampanye dan operasional peserta Pemilu,” jelas dia saat dihubungi metrosemarang.com, Sabtu (25/7).

Sebelumnya, Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengungkapkan bahwa untuk menunjang pelaksanaan Pilkada serentak di 21 kabupaten/kota, dana yang disiapkan adalah Rp 419 miliar. Dana tersebut diharapkan mampu menghasilkan kualitas Pilkada yang diharapkan.

Kota Semarang mendapat porsi dana yang paling besar dibanding daerah lainnya. Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan logistik, honorarium petugas KPU maupun badan penyelenggara “ad hoc”, termasuk pemasangan alat peraga kampanye dan iklan dari pasangan calon kepala daerah.

Secara umum, anggaran pilkada di 21 kabupaten/kota di Jateng sudah cukup untuk satu putaran. Jika pilkada berlangsung dua putaran, anggaran bertambah sekitar 40 persen. (far)

You might also like

Comments are closed.