KPU Semarang Siapkan Template Braille dan Pendampingan Untuk Pemilih Berkebutuhan Khusus

SEMARANG – Pemilih berkebutuhan khusus mendapatkan perhatian pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2020 Desember mendatang.

Hal itu dilakukan supaya, para penyandang difabel bisa menyalurkan hak pilihnya secara maksimal.

KPU Kota Semarang sudah menyiapkan sebanyak 3.447 template braille untuk tuna netra. Template itu akan dibagikan ke 3.447 TPS se Kota Semarang atau dengan kata lain setiap TPS akan mendapatkan satu template.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casndra Gultom mengatakan, untuk pemilih berkebutuhan khusus lainya, masih tidak dimungkinkan menyalurkan hak suaranya dengan alat bantu yang disediakan, maka pemilih diperbolehkan didampingi oleh keluarganya saat memberikan hak pilihnya di bilik suara.

Pendampingan oleh keluarga tersebut juga dimungkinkan untuk lansia yang memang memerlukannya.

“Adanya pendampingan nantinya merupakan permintaan pemilih,” ujarnya, Minggu (25/10).

Ketika ditanya apakah nantinya, selain didampingi keluarga, saat pencoblosan panitia pemungutan suara setempat juga akan ikut menyaksikan, Henry menyebutkan untuk menjunjung asas luber, KPPS tidak akan ikut mendampingi juga. “Ya tidak, nanti kalau KPPS ikut menyaksikan jadinya tidak luber (langsung umum bebas rahasia),” tegas Henry.

Sementara itu sebelumnya, KPU Kota Semarang bersama pasangan calon petahana Hendrar Prihadi dan Hevearita bertemu beberapa waktu lalu untuk membahas tekhnis pencoblosan, yang diantaranya meliputi desain surat suara, hingga formulir berita acara pemungutan dan penghitungan suara.

Bertempat di kantor KPU Kota Semarang, jalan Pemuda 175 Kota Semarang, hadir dalam kesempatan tersebut pasangan calon yang akrab disapa Hendi – Ita itu sendiri, perwakilan komisioner KPU Kota Semarang, serta perwakilan komisioner Bawaslu Kota Semarang. Pada pertemuan itu juga dibahas tentang template braille sebagai alat bantu coblos bagi penyandang tuna netra.

Sementara itu, calon Walikota Semarang petahana, Hendrar Prihadi (Hendi) mengapresiasi upaya KPU Kota Semarang dalam meyiapkan hari pemungutan suara.

“Saya meyakini KPU Kota Semarang telah mempersiapkan tekhnis pencoblosan dengan baik, dari mulai protokol kesehatan bagaimana, untuk sedulur – sedulur difable bagaiman, untuk lansia bagaimana, dan seterusnya,” pungkas Hendi.

You might also like

Comments are closed.