Kredit Murah dan Pameran Dorong UMKM Mendaftarkan Usahanya

METROSEMARANG.COM – Pemberian fasilitas kredit dengan bunga murah dan pameran-pameran oleh Pemerintah Kota Semarang, terbukti mampu mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mendaftarkan usahanya secara resmi. Tercatat sudah ada 8.644 UMKM yang terdaftar secara resmi di kota ini.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang menunjukan produk pelaku usaha mikro pada kegiatan SIM di Banjir Kanal Barat. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Pemkot Semarang memberikan fasilitas kredit yaitu berupa Kredit Wibawa dengan bunga 3% per tahun. Bunga ini disebut yang temurah di Indonesia. Sedangkan fasilitas pameran yang dilakukan untuk promosi produk UMKM salah satunya dengan menggelar Semarang Introducing Market (SIM).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, Litani Satyawati mengatakan, kegiatan SIM selalu rutin digelar setiap tahun dan tahun ini merupakan yang ke-7 kalinya digelar. Setiap tahunnya selalu ada pelaku usaha baru dan produk-produk baru yang diperkenalkan kepada masyarakat.

”Tahun ini SIM sedang berlangsung di Banjir Kanal Barat yang diikuti 125 stan dengan 300 lebih pelaku usaha. Setiap pelaku usaha mempromosikan rata-rata lebih dari satu produk, sehingga ada sekitar 300 lebih produk UMKM yang dipamerkan,” terangnya, Jumat (19/5).

Untuk dapat mengikuti pameran ini, pelaku UMKM harus sudah terdaftar secara resmi di Pemerintah Kota Semarang. Karena itu keberadaan pameran seperti SIM ini ikut mendorong para pelaku UMKM untuk mendaftarkan usahanya secara resmi.

”Kegiatan SIM ini dapat meningkatkan daya saing produk UMKM terhadap produk dari luar daerah bahkan produk impor. Dan kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal. Baik yang berupa produk handycraf maupun kuliner dan lainnya,” katanya.

Sedangkan Kredit Wibawa, Litani mengatakan juga terbukti mampu membuat pelaku UMKM berbondong-bondong mendaftarkan usahanya. Sejak diluncurkan hingga saat ini UMKM yang terdaftar sudah meningkat signifikan. Yakni dari sekitar 3.000 menjadi sebanyak 8.644 UMKM.

”Setelah diluncurkan Kredit Wibawa Januari lalu peningkatannya 100% lebih. Memang salah satu syarat untuk dapat mengajukan Kredit Wibawa adalah harus sudah terdaftar secara resmi,” katanya.

Dari 8.644 itu tercatat yang sudah mengajukan Kredit Wibawa ada 600 UMKM lebih. Dan dari 600 tersebut sebanyak 90% sudah diverifikasi dan lolos administrasi di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Yang kemudian 60% sudah dicairkan kreditnya oleh perbankan yang bekerjasama menyelenggarakan program ini. (duh)

You might also like

Comments are closed.