Kuasa Hukum Sebut Banyak Pihak yang Terlibat dalam Kasus Deposito Pemkot

Diah (berkerudung) saat menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang, Selasa (14/4). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Diah (berkerudung) saat menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang, Selasa (14/4). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Suwiji, kuasa hukum tersangka  kasus dugaan korupsi kas daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang senilai Rp 22,7 miliar, Diah Ayu Kusumaningrum (DAK) menilai apa yang disangkakan ke kliennya bukanlah merupakan gratifikasi. Menurut dia, masih banyak yang belum diungkap dalam kasus ini.

Menurutnya, dalam kasus ini ada beberapa pihak yang terlibat dan sama-sama melakukan tindak korupsi di dalam putaran yang sama. “Prinsipnya kita sampaikan bukan gratifikasi, semuanya terlibat,” tuturnya di sela-sela pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang, Selasa (14/4) siang.

Kendati demikian, lanjut dia, sampai saat ini, oknum-oknum yang terlibat tersebut belum terungkap. “Masih banyak yang lain yang belum terungkap, ” imbuh dia.

Seperti yang diketahui, dalam gelar perkara beberapa waktu yang lalu, diduga Diah Ayu Kusumaningrum bersama-sama tersangka Suhantoro melakukan tindak korupsi dengan memalsukan beberapa dokumen perbankan. Saat itu Diah masih menjabat sebagai karyawan Bank BTPN Semarang.

Untuk memuluskan peran keduanya, Suhantoro sendiri yang merupakan seorang pejabat di Pemkot Semarang menerima uang senilai 30-50 juta rupiah dari tersangka Diah melalui dua rekening bank yang berbeda.

Hingga saat ini, misteri kasus raibnya uang deposito pemkot Semarang senilai Rp 22,7 miliar tersebut masih terus dikembangkan oleh pihak Polrestabes Semarang. (yas)

You might also like

Comments are closed.