Laju Positif PSIS Tergelincir di Aji Imbut

Krisi Bek Tengah

Absennya sejumlah pilar pertahanan PSIS plus kebangkitan Mitra Kukar telah diperkirakan bakal menyulitkan. Tim berjuluk Naga Mekes itu baru saja memetik kemenangan tandang pertamanya

LAJU positif PSIS akhirnya terhenti di Stadion Aji Imbut Tenggarong. Dijamu Mitra Kukar pada Minggu, 28 Oktober 2018, Laskar Mahesa Jenar takluk dengan skor 0-2. Mitra Kukar berhasil membobol gawang PSIS dengan gol Danny Guthrie dan Septian David Maulana.

Melakoni pekan ke-28 Liga 1, kedua tim sama-sama tidak bisa menampilkan komposisi terbaik. Gangguan cedera dan akumulasi kartu membuat sejumlah pemain absen di laga kali ini.

Susunan PemainMitra Kukar: 4-2-3-1: Yoo Jae-hoon–Wiganda Saputra, Saefuloh Maulana, Dedi Gusmawan, Roni Rosadi; Bayu Pradana, Danny Guthrie; Hendra Bayauw, Septian David Maulana, Dedi Hartono; Aldino Herdianto

PSIS 4-4-1-1: Sendri Johansyah–Gilang Ginarsa, Rio Saputro, Safrudin Tahar, Frendi Saputra; Komarudin, Nerius Alom, Ibrahim Conteh, Hari Nur Yulianto; Aldaier Makatindu; Bruno Silva

 

Di kubu Mitra Kukar, pelatih Rahmad Darmawan kehilangan dua pilar pertahanan Rendi Siregar dan Mauricio Leal. Striker Fernando Rodriguez juga berhalangan karena cedera.

Kondisi serupa terjadi pada PSIS. Skuad Mahesa tampil minus lima pemain regular. Haudi Abdillah, Petar Planic dan M Yunus absen karena cedera. Fauzan Fajri yang menjalani hukuman akumulasi kartu juga tidak dibawa ke Tenggarong. Sedangkan kiper Jandia Eka Putra dicadangkan.

Absennya tiga center back membuat Jafri Sastra memainkan bek sayap Safrudin Tahar untuk mendampingi Rio Saputro di jantung pertahanan. Sendri Johansyah diberi kesempatan menjalani debut di bawah mistar.

 

Peluang Tak Besar

Tak banyak peluang berbahaya dihasilkan kedua tim di awal pertandingan. Tim tamu bermain sabar dan lebih menunggu pemain lawan membuat kesalahan.

Peluang pertama dimiliki oleh PSIS di menit 16. Ibrahim Conteh mampu melepaskan crossing dari sayap kanan dan bola mengarah ke kepala Hari Nur. Sayang sundulan kapten PSIS bisa ditepis Yoo Jae-hoon.

Tuan rumah berhasil memimpin di menit 20. Wasit Nofari Ikhsan menghukum PSIS dengan tendangan penalti setelah Rio Saputro dianggap melakukan handball. Eksekusi Danny Guthrie mulus bersarang di pojok kanan gawang Sendri.

mitra kukar
Safrudin Tahar (kanan) berduel dengan winger Mitra Kukar, Hendra Bayauw. Foto: metrojateng.com/dok PT LIB

Hari Nur Yulianto dkk langsung bereaksi dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun kombinasi Hari Nur, Komarudin dan Bruno Silva selalu mentah di lini pertahanan Naga Mekes.

Mahesa Jenar mendapat peluang dari sepakan bebas di menit 35. Tapi eksekusi Rio terlalu mudah buat Jae-hoon. Tiga menit kemudian Mitra Kukar membalas lewat Aldino Herdianto. Sepakannya juga belum mengancam gawang PSIS.

Tuan rumah mendapat dua peluang beruntun di menit 41. Heading Danny Guthrie memanfaatkan crossing Dedi Hartono mengarah tepat ke Sendri. Percobaan Septian David Maulana juga masih melenceng.

Bruno Silva mencoba peruntungan di menit 44. Mendapat ruang di depan area penalti lawan, striker Brasil melepaskan sepakan kaki kanan tapi masih melambung.

 

Gol Kedua

Selepas turun minum, kedua pelatih melakukan beberapa pergantian. Jafri Sastra memasukkan Gustur Cahyo dan Bayu Nugroho. Sedangkan Rahmd Darmawan memainkan Arif Suyono.

 

Kami tak boleh meratapi kekalahan ini dan kembali bersiap menghadapi pertandingan berikutnya.
-Jafri Sastra, Pelatih PSIS-

 

Menit 64 PSIS menciptakan ancaman melalui Hari Nur. Umpan Frendi Saputra disambut sundulan Hari yang jatuh di mulut gawang, tapi bola lebih cepat disapu bek Mitra Kukar.

Tuan rumah nyaris menggunakan keunggulan di menit 66. Septian melakukan tusukan hingga mendekati gawang dan mengirim umpan yang terlambat disambar Aldino.

Peluang terbaik PSIS hadir di menit 72. Bruno Silva lolos dari perangkap offside dan tinggal berhadapan dengan Yoo Jae-hoon, namun tendangannya masih mengenai kaki kiper Naga Mekes.

PSIS semakin tertekan setelah Mitra Kukar mencetak gol kedua di menit 78. Septian David berhasil menuntaskan umpan Arif Suyono untuk mengoyak gawang Sendri Johansyah.

 

Krisis Bek Tengah

PSIS datang ke Stadion Aji Imbut Tenggarong dengan modal tiga kemenangan beruntun di pekan sebelumnya. Hari Nur Yulianto dan kolega juga belum terkalahkan dalam lima laga terakhir.

Setelah berimbang 1-1 dengan Persela Lamongan, skuad racikan Jafri Sastra melibas Barito Putera, PS Tira dan Sriwijaya FC, masing-masing dengan skor 1-0. Sebelumnya mereka juga menang 4-2 atas Perseru Serui.

Absennya sejumlah pilar pertahanan PSIS plus kebangkitan Mitra Kukar telah diperkirakan bakal menyulitkan. Tim berjuluk Naga Mekes itu baru saja memetik kemenangan tandang pertamanya musim ini saat menggebuk PSMS Medan 3-1 di pekan ke-27. Itu jelas merupakan ancaman.

Sementara, kiper PSIS, Joko Ribowo bermasalah dengan pinggul. PSIS pun tampil dengan penjaga gawang ketiga, Sendri Johansyah, sementara Jandia Eka Putra berada di bench.

Bruno Silva gagal menyelamatkan PSIS dari kekalahan di kandang Mitra Kukar. Foto: metrojateng.com

PSIS juga berada dalam kondisi krisis bek tengah. Haudi Abdillah dan Petar Planic masih dibelit cedera. Fauzan Fajri juga harus ditinggal karena menjalani hukuman akumulasi kartu. Gelandang senior, M Yunus juga diistirahatkan karena gangguan hamstring.

Alhasil hanya Rio Saputro satu-satunya stopper yang dibawa Jafri Sastra. Safrudin Tahar yang biasa beroperasi di sektor sayap untuk berduet dengan Rio Saputro sebagai bek tengah. Tambahan amunisi diperoleh PSIS seiring pulihnya Akbar Riyansyah. Namun itu tidak dapat membendung serangan Mitra Kukar.

 

Fakta Mitra Kukar vs PSIS– Mitra Kukar menelan kekalahan berturut-turut dalam dua laga kandang terakhir. Bayu Pradana cs ditekuk PSM Makassar 1-4 dan keok dari Bhayangkara FC 0-1

– Hingga pekan ke-27, Naga Mekes sudah lima kali kalah di Stadion Aji Imbut dari 14 pertandingan

– Mitra Kukar sangat produktif di kandang dengan torehan 25 gol dari 14 laga atau 1.78 gol per game. Tapi pertahanan mereka juga sangat rapuh. Total sudah 20 gol bersarang di gawang Geri Mandagi atau Yoo Jae-hoon dalam 14 laga kandang atau 1.42 gol per laga

– Top skor Mitra Kukar, Fernando Rodriguez sangat ganas saat tampil di Aji Imbut. Sembilan dari 15 gol sejauh ini dihasilkan striker asal Spanyol saat bermain di kandang

– PSIS melewati lima pertandingan tanpa kekalahan (W4 D1 L0). Hasil tersebut melampaui torehan empat laga tanpa kekalahan di pekan 15-18 (W1 D3 L0)

– Bruno Silva terlibat dalam enam gol dari lima laga terakhir PSIS (empat gol dan dua assist)

– Mahesa Jenar sukses mengumpulkan tujuh poin dari empat laga tandang terakhir (W2 D1 L1)

– Kedua tim saling mengalahkan dalam dua kali kesempatan. Mitra Kukar menang 3-1 di ajang Piala Gubernur Kaltim dan dibalas PSIS dengan skor telak 4-0 di putaran pertama Liga 1

 

 

Fokus ke Depan

Meski kecewa usai ditekuk Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Head Coach Jafri Sastra meminta timnya segera bangkit untuk menatap laga selanjutnya melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu, 4 November 2018 mendatang.

“Kami tak boleh meratapi kekalahan ini dan kembali bersiap menghadapi pertandingan berikutnya lawan Arema FC di Magelang,” kata Jafri.

PSIS telah sukses meraup 13 poin dalam lima laga terakhir (W4 D1 L0). Hingga pekan ke-28, PSIS masih menghuni peringkat 10 dengan perolehan 36 poin (W10 D6 L12). (*)

Reporter: Tri Wuryono
Editor: Eka Handriana

 

You might also like

Comments are closed.