Langgar Aturan, JPO Jalan Pemuda Diduga Milik Anggota Dewan

image
Ilustrasi

SEMARANG – Pemilik Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Pemuda Kota Semarang yang disinyalir melanggar aturan diduga salah satu anggota DPRD setempat. Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, berjanji akan mengusut dugaan keterlibatan oknum anggota dewan tersebut.

Menurut Supriyadi, dirinya memang menerima surat aduan dari sejumlah pihak yang merasa keberatan adanya pembangunan JPO Jalan Pemuda. Surat yang masuk kepadanya sudah didisposisi ke Komisi A bidang hukum untuk ditindak lanjuti.

”Ini aduan masyarakat sehingga dewan sebagai wakil rakyat harus responsif. Namun seluruh anggota dewan mulai Senin (13/10) sampai lima hari harus mengikuti orientasi atau pembekalan di Salatiga, sehingga Komisi A belum bisa menggelar rapat untuk menindaklanjuti aduan dari warga itu, mungkin nanti setelah orientasi,’’ terang Supriyadi, Rabu (15/10/2014).

Legislator asal Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, dugaan adanya salah satu anggota dewan sebagai pemilik JPO yang melanggar aturan itu memang didengarnya. Namun ia mengaku, belum mengetahui secara persis kebenaran informasi itu, dan masih menunggu hasil rapat internal dari Komisi A nanti.

Pemkot melalui Dinas Bina Marga sendiri, mengaku pelaksanaan pembangunan ditangani oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Tetapi anggarannya murni dari swasta. Kompensasinya pihak swasta tersebut diperbolehkan memasang reklame di bangunan JPO.  

‘’Sedangkan pemerintah mendapatkan keuntungan dari retribusi pemasangan reklame,’’ kata Sukardi, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kota.

Menurut Supriyadi, jika pembangun JPO itu sudah mengantongi IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), semestinya tidak ada protes dari siapapun. Namun jika ternyata masih ada warga yang protes patut dipertanyakan keluarnya ijin tersebut. Sebab IMB seharusnya dikeluarkan setelah ada persetujuan dari warga sekitar lokasi.

‘’Karena itu, kami mendukung langkah Komisi A yang akan mengundang semua dinas atau instansi terkait, untuk meminta klarifikasi soal semua tahapan proses pembangunan JPO Jalan Pemuda tersebut,’’ tegasnya. (MS-13)

You might also like

Comments are closed.