Lansia Ini Bisa Lakukan Perekaman e-KTP di Rumah

METROSEMARANG.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang melakukan program jemput bola perekaman KTP elektronik (e-KTP) terhadap lansia, orang sakit, dan difabel. Perekaman dilakukan di daerah Jagalan Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (2/3).

Petugas Disdukcapil Kota Semarang lakukan perekaman data EKTP warga lansia di rumahnya di daerah Jagalan Semarang Tengah, Jumat (2/3). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Di daerah tersebut petugas melakukan perekaman terhadap tiga orang lansia. Petugas dengan peralatan lengkap untuk perekaman mendatangi secara langsung rumah-rumah warga.

‘’Kami memang memiliki program jemput bola untuk perekaman e-KTP bagi lansia atau penyandang difabilitas. Jika ada masyarakat yang meminta perekaman di rumah karena alasan itu, maka kami layani,’’ kata Kepala Disdukcapil Kota Semarang, Adi Tri Hananto.

Adi mengatakan, sampai saat ini sudah ada 178 permintaan perekaman e-KTP di rumah oleh warga. Dari 178 permintaan itu, sudah dipenuhi sebanyak 89 orang.

Mayoritas yang meminta perekaman e-KTP di rumah, lanjut Adi, adalah warga yang sudah tua, sakit atau penyandang difabilitas. Kebanyakan dari mereka juga tidak memiliki keluarga yang dapat mengantar ke Tempat Perekaman Data Kependudukan (TPDK).

Padahal mereka sangat membutuhkan e-KTP untuk kepentingan administrasi. Salah satunya sebagai syarat saat berobat ke dokter. ‘’Jadi mereka yang tidak dapat melakukan perekaman ke kantor-kantor kami, akan kami layani di rumah. Silakan mengajukan perekaman e-KTP di rumah maka akan kami layani,” tegasnya.

Adi menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih memiliki tanggungan E-KTP sebanyak 50.000 lembar. Jumlah yang belum tercetak itu karena adanya persoalan blangko pada beberapa tahun lalu.

‘’Namun setiap hari sudah kami kebut untuk memenuhi hutang kami itu. Sekarang kami pastikan proses pembuatan e-KTP empat hari jadi,’’ tandasnya. (duh)

 

You might also like

Comments are closed.