Lapak Darurat untuk Relokasi Pedagang Pasar Simongan Mulai Dibangun

METROSEMARANG.COM – Pasar Simongan akan direvitalisasi tahun ini dengan anggaran dari bantuan Kementerian Perdagangan sebesar Rp 6 miliar. Saat ini pembuatan lapak darurat untuk relokasi pedagang sudah mulai dilakukan.

Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan lapak darurat untuk relokasi pedagang Pasar Simongan, Rabu (19/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Pantauan di lapangan, Rabu (19/4), lapak darurat mulai dibuat di depan dan samping pasar. Lapak dibangun dengan kerangka dari kayu. Sejumlah pekerja masih terus menyelesaikan pekerjaan lapak darurat tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, untuk lapak tempat relokasi pedagang ini dibangun dari anggaran perawatan. Sosialisasi untuk rencana revitalisasi Pasar Simongan sudah disosialisasikan beberapa kali kepada para pedagang. Jumlah pedagang ada sekitar 250 orang.

”Untuk tempat relokasi memang lahan yang tersedia hanya di depan dan samping pasar di dekat jalan raya. Sedangkan untuk pembangunan atau revitalisasi pasar sendiri saat ini masih menyelesaikan DED (Detail Engineering Design). Kami targetkan akhir bulan April ini selesai,” katanya, Rabu (19/4).

Dia mengungkapkan, Pasar Simongan tetap akan dibangun satu lantai dan pada tahap awal ada  204 kios dan los yang akan dibangun. Anggaran untuk pembangunannya bantuan dari pemerintah pusat. Kemudian jika masih kurang akan ditambah dari anggaran murni daerah.

”Setelah DED jadi maka bulan Mei akan langsung dilelang sehingga Juni diharapkan sudah mulai dilakukan pembangunan,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.