Lapak Pasar Kembang Kalisari Diduga Dijualbelikan

METROSEMARANG.COM – Praktik jual beli lapak diduga terjadi di Pasar Kembang Kalisari Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan. Hal ini langsung mendapat perhatian Wali Kota Semarang yang memerintahkan dilakukan investigasi untuk mengusut tuntas dugaan jual beli tersebut.

Pasar Bunga Kalisari, Jalan Dr Sutomo. Dugaan jual beli lapak menyeruak di pasar tersebut. Foto: metrosemarang.com/dok

”Kita perintahkan Dinas Perdagangan untuk melakukan investigasi adanya dugaan jual beli lapak Pasar Kembang tersebut. Karena laporan yang masuk baru sepihak, sehingga perlu investigasi,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Jumat (9/7).

Orang nomor satu di Kota Semarang yang disapa Hendi ini menegaskan, akan memberikan sanksi jika ada pedagang yang terbukti memperjualbelikan lapaknya. ”Kalau memang terbukti ya ganti saja, tidak usah diberi izin menempati lapak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kembang Setaman Pasar Kembang Kalisari, Susmiyanto mengatakan, belum mendengar adanya dugaan jual beli lapak tersebut. Namun laporan yang diterimanya adalah baru soal adanya lapak pedagang Pasar Kembang yang dikontrakkan.

”Soal jual beli lapak sementara ini belum ada, belum dengar, tapi kalau dikontrakkan selama ini saya sudah dengar,” terangnya.

Ia mengatakan, sebenarnya dirinya sudah sering mengingatkan kepada pedagang agar jangan menjualbelikan lapak maupun mengontrakkannya. Karena lapak itu aset milik Pemkot Semarang. Namun hal itu tidak diindahkan, sebab diketahui ada tiga lapak florist yang nekat dikontrakkan.

”Total lapak folrist dan tanaman pot ada 116, kami sudah ingatkan tapi tidak diindahkan. Sekarang kami serahkan kepada pemkot bagaimana penanganan lapak yang dikontrakkan,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.