Lapor Hendi Jadi Sistem Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Terbaik

Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin menerima Penghargaan sebagai ”Outstanding Achievement” Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik di Jakarta.

 

SEMARANG – Sistem Lapor Hendi Pemerintah Kota Semarang memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Sistem yang diinisiasi oleh Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) ini menjadi sistem pengelolaan pengaduan masyarakat terbaik di Indonesia.

Kemenpan RB telah menyerahkan penghargaan pelayanan publik kepada sejumlah daerah di Indonesia. Adapun penghargaan dibagi dalam tiga kategori, Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020, Inovasi Pelayanan Publik Penanganan Covid-19 Tahun 2020, dan Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020.

Nah dalam kesempatan itu, Kota Semarang secara khusus keluar sebagai penerima Outstanding Achievement pada kategori Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2020 untuk program sistem Lapor Hendi. Atas penghargaan tersebut, sistem Lapor Hendi pun menjadi sistem pengelolaan pengaduan masyarakat terbaik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mewakili Hendi yang saat ini sedang dalam masa cuti kampanye sebagai calon tunggal dalam Pemilihan Wali Kota Semarang tahun 2020.

Dilangsungkan di Jakarta, hadir dalam penyerahan penghargaan itu, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.

Terkait label yang diberikan kepada Lapor Hendi sebagai penglolaan pengaduan pelayanan publik terbaik tahun 2020, Hendi sebagi inisiator inovasi menyatakan berterima kasih kepada seluruh elemen di Kota Semarang yang mendukung berjalannya program tersebut. Menurutnya, sistem tersebut tidak akan memberi manfaat jika tidak didukung oleh pengunaan yang maksimal.

“Saya ucapkan selamat kepada Pemerintah Kota Semarang atas penghargaan yang diberikan oleh Kementerian PAN-RB. Alhamdulillah sistem pengaduan yang sudah dijalankan sejak tahun 2016 itu bisa memberikan manfaat secara luas,” tegas Hendi.

“Saya rasa kunci keberhasilannya ada pada partisipasi seluruh masyarakat yang aktif menggunakan sistem tersebut, serta sedulur – sedulur di Pemerintah Kota Semarang yang secara aktif merespon aduan. Karena sistem tersebut hanya sebuah tools, yang tidak bermanfaat jika tidak digunakan dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu secara khusus, Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo menegaskan, membangun pelayanan publik yang memenuhi harapan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjalankan reformasi birokrasi.

“Salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan memberikan penghargaan, untuk merangsang semua daerah, sehingga semoga bisa merata,” tutup Tjahjo.

“Oleh karena itu, kami bersama kementeri, lembaga, dan pemerintah daerah, terus melakukan stilmulus dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tekannya.

You might also like

Comments are closed.