Laporkan Kerusakan Infrastruktur ke SIPU

METROSEMARANG – Sebuah aplikasi untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat berbasis teknologi kembali diluncurkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Kali ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang meluncurkan sebuah aplikasi Smart Infrastruktur Pekerjaan Umum (SIPU).

jalan rusak semarang
Lubang Jalan Raya Simongan sedalam 5-10 cm. (foto: metrosemarang.com/Eka Handriana)

Inovasi untuk pelayanan publik itu dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan mengenai infrastruktur di Kota Semarang. Kepala DPU Kota Semarang Iswar Aminudin menuturkan, masyarakat dapat melaporkan seperti persoalan jalan rusak, drainase, tumpukan sampah dan sebagainya.

‘’Langsung foto saja, misalnya jalan rusak, dan kirim melalui aplikasi tersebut. Nanti akan langsung diketahui tempatnya dan petugas kami akan segera meluncur ke lokasi untuk melakukan perbaikan,’’ kata Iswar saat peluncuran Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Kantor DPU, Jumat (4/5).

Menurutnya masyarakat dapat mendownload aplikasi SIPU di Google play store. Nantinya untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat, pihaknya sudah mempersiapkan 700 lebih petugas lengkap dengan peralatan dan materialnya yang siap terjun ke lapangan.

‘’Jadi tidak perlu lama lagi seperti dulu, saat ada jalan rusak masyarakat buat laporan ke lurah, camat dan ke dinas. Tapi dengan aplikasi ini cukup foto, kirim, dan langsung ditindaklanjuti,’’ tegasnya.

Meskipun baru diluncurkan, kata Iswar, sudah cukup banyak masyarakat yang mengakses layanan di aplikasi itu. Dalam beberapa hari terakhir tidak kurang dari 40 laporan  masyarakat yang masuk ke pihaknya.

‘’Semuanya sudah diproses, ada beberapa yang langsung bisa selesai ditangani, ada juga yang memang membutuhkan waktu karena kerusakan cukup parah. Intinya dengan aplikasi ini maka pelayanan mengenai keluhan kerusakan infrastruktur semakin cepat,’’ tandasnya.

Wakil Walikota Semarang Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan apresiasi kepada DPU. Dia menilai keberadaan aplikasi SIPU akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

‘’Memang sekarang eranya harus memanfaatkan kemajuan teknologi, supaya lebih cepat pelayanannya. Ini juga menjadi bagian dari pengembangan smart city di Kota Semarang,’’ katanya.

Wanita yang akrab disapa Mbak Ita ini mengatakan, sejumlah birokrasi akan dipangkas dengan adanya sistem aplikasi ini. Karena begitu masyarakat melaporkan adanya keluhan tentang infrastruktur, maka akan langsung terdeteksi dan dapat segera ditindaklanjuti. (duh)

Comments are closed.