Lawan Pro Duta, Eko akan Lakukan Penyegaran di Lini Tengah

image
Eli Nasoka (kiri) menjadi salah satu pilihan di lini tengah PSIS. Foto Metrosemarang/dok pro duta

SEMARANG – Pelatih PSIS Eko Riyadi akan melakukan sejumlah perubahan saat timnya melakoni laga away di kandang Pro Duta, Sabtu (20/9). Lini tengah menjadi salah satu pos yang bakal dibenahi untuk mengimbangi permainan Walter Brizuela dkk.

Kekalahan 1-3 di markas PSCS Cilacap, tiga hari silam, menyisakan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Duel di matchday 4 babak 16 besar Divisi Utama itu disebut-sebut sebagai salah satu penampilan terburuk yang disajikan PSIS.

Absennya sayap-sayap Mahesa Jenar memang mengurangi daya gempur tim yang bermarkas di Stadion Jatidiri ini. Kondisi itu diperburuk dengan kegagalan barisan tengah untuk mengalirkan serangan ke pertahanan lawan. Ediyanto yang diplot sebagai distributor bola, justru kerap membuat kesalahan sendiri. Alhasil, aliran bola ke lini serang pun tersendat.

Namun, mantan gelandang Persiwon itu tak bisa dianggap sebagai biang kekalahan PSIS dari Cilacap. Minimnya pergerakan pemain lain juga membuat Edi kesulitan membagi bola. Koordinasi antarlini inilah yang coba dibenahi Eko Riyadi.

Dalam latihan terakhir di Jatidiri, eks pembesut Persitema itu mencoba beberapa kombinasi di sektor tengah. Salah satunya dengan memberi kesempatan pada Vidi Hasiholan memainkan peran Ediyanto dan berduet dengan Andi Rohmad. Di sesi lain, Eko juga mencoba Eli Nasoka sebagai pengatur serangan.

“Penyegaran di lini tengah bisa saja dilakukan, karena saya masih mencari kombinasi yang pas untuk mengimbangi permainan Pro Duta,” katanya.

Masalahnya, M Yunus yang selama ini menjadi pilar di lini sentral, tidak dalam kondisi seratus persen. Namun, Eko optimistis bekas anak asuhnya di Persitema itu akan siap untuk laga melawan Pro Duta. “Pilihan di lini tengah masih cukup memadai. Nantinya, saya juga harus menyesuaikan strategi dengan pemain yang tersedia,” beber pelatih 46 tahun ini.

Meladeni Pro Duta, lini tengah PSIS memang dituntut bekerja ekstra keras. Sebab, di lini vital itu, Kuda Pegassus punya dua gelandang berpengalaman, Donny Siregar dan Walter Brizuela. Keduanya bisa saling melengkapi, baik saat menyerang maupun bertahan.

Bagaimanapun, Eko tentunya sudah punya ramuan untuk memenangkan pertarungan di lini tengah. Namun, mantan stopper PSIS era 90 an ini memastikan timnya siap meladeni permainan terbuka yang diperagakan tuan rumah.

“Kami akan main normal. Sebagai tuan rumah, tentunya mereka akan memforsir kemenangan dan kami sudah punya cara untuk mengantisipasinya,” pungkas Eko. (*)

You might also like

Comments are closed.