Lebih dari 50 Persen Orang Tua Tak Tertibat Kegiatan Anak

Umumnya Hanya Mengerti Teori Parenting

Interaksi yang intens dengan handphone, salah satu yang membuat keterlibatan emosional menjadi tantangan baru bagi orang tua

STUDI Child Happiness yang dilakukan Nestle Lactrogrow menyatakan bahwa anak merasa bahagia saat bisa bermain bersama orang tua. Namun, kenyataannya masih ditemukan lebih dari 50% orang tua merasa belum cukup hadir dan terlibat dalam kegiatan bersama si kecil.

Bagaimana bisa mendukung kebahagiaan anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana membahagiakan diri sendiri. 

-Elizabeth Santosa, Psikolog-

Psikolog Elizabeth Santosa MPsi, Psi, SFP, ACC menjelaskan, pada umumnya para orang tua sudah mengerti teori pentingnya mendukung anak tumbuh bahagia, seperti menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak. Namun pada kenyataannya, banyak orang tua yang masih belum bisa memaksimalkan keterlibatan mereka bersama anak meskipun telah susah payah menyisihkan waktu.

“Tantangan hidup modern seperti tingkat stres yang lebih tinggi atau interaksi yang intens dengan handphone misalnya, membuat keterlibatan emosional menjadi tantangan baru bagi orang tua,” ungkapnya pada workshop bertema Grow Happy Parenting yang diselenggarakan Nestle Lactogrow di The Palis Semarang, Selasa (16/10/2018).

Selain itu, tekanan hidup modern ini berdampak pada kebahagiaan orang tua itu sendiri. “Bagaimana bisa mendukung kebahagiaan anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana membahagiakan diri sendiri,” tuturnya. Panduan tersebut dibutuhkan para orang tua agar bisa membangun rantai tumbuh bahagia dalam keluarga.

Selain mengukur arti kebahagiaan keluarga, Studi Child Happiness juga mengungkapkan bahwa anak Indonesia berpotensi kekurangan asupan nutrisi yang seimbang, yang dapat memengaruhi tumbuh kembang dan kebahagiaan mereka. Studi ini sejalan dengan hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa masalah kekurangan gizi pada anak Indonesia masih tinggi.

parenting
Psikolog Elizabeth Santoso menyampaikan tips tentang membangun tumbuh bahagia bagi orang tua dan anak pada workshop bertema Grow Happy Parenting yang diselenggarakan Nestle Lactogrow di The Palis Semarang, Selasa (16/10/2018). (Foto: metrojateng/Anggun Puspita)

Merespon hal ini, Dokter Spesialis Anak dokter Fatima Safira Alatas PhD SpA(K) mengatakan, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui dan mengerti nutrisi seimbang termasuk susu dengan kandungan gizi untuk melengkapi asupan nutrisi bagi buah hati mereka.

“Anak yang mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang akan memiliki saluran pencernaan yang sehat, sehingga dapat menyerap nutrisi dengan baik. Disamping itu, anak yang memiliki selera makan dan pola tidur baik akan tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Brand Executive Nestle Lactogrow, Sarastri Pramudita menambahkan, agar si kecil tumbuh bahagia, dibutuhkan keselerasan antara nutrisi, stimulasi, dan keterlibatan orang tua dalam membangun dan memupuk kondisi grow happy.

“Peran orang tua yang semakin menantang di masa yang lebih dinamis dan modern, membuat kami berusaha membantu orang tua melalui workshop Grow Happy Parenting untuk berbagi informasi dan tips mengenai pola asuh anak serta tips memberikan nutrisi seimbang dan lengkap untuk tumbuh bahagia. Melalui kampanye Grow Happy ini juga, kami ingin membantu orang tua untuk bisa menerapkan kemampuan untuk membangun kebahagiaan dirinya sendiri agar bisa membagikan kebahagiaannya pada anak dan keluarga serta menyediakan nutrisi yang optimal bagi anak-anak untuk tumbuh bahagia,” tandasnya. (ang)

Comments are closed.