Ledakan di Sumur Tua Gegerkan Warga Manyaran

METROSEMARANG.COM – Sebuah sumur tua milik warga di Jalan Borobudur Utara, RT 7 RW 3, Kelurahan Manyaran, Semarang Barat meledak, Senin (26/2) sekira pukul 11.50. Sumur yang sudah lama tak terpakai itu juga mengeluarkan asap tebal.

Garis polisi dipasang di sumur tua di Japan Borobudur. Foto: metrosemarang.com/efendi

Saksi mata, Imam Krismono (68) mengaku kaget akibat dari ledakan tersebut. Saat itu ia sedang duduk-duduk di halaman sekitar lokasi kejadian atau berjarak sekitar 7 meter dari sumur. Ia sedang istirahat usai bersih-bersih rumah.

“Tadi saya kan bersih-bersih di depan rumah, trus duduk di kursi sini istirahat tiba-tiba meledak sama ngluarin asap banyak kayak kabut,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, awalnya sempat mengira yang meledak adalah mobil angkot yang terparkir di dekat sumur. Ia saat itu langsung lari masuk ke dalam rumah.

“Tak kira mobil tadi yang meledak, soale langsung asapnya tebal kayak kabut gitu, ternyata yang meledak sumur. Kaca jendela rumah saya juga pecah, kena getarannya,” imbuh Imam

Sementara itu, Ketua RT setempat, Waludi mengatakan sumur tersebut sudah lama tak terpakai. Dulu sumur tersebut digunakan oleh warga sebelum ada aliran air dari PDAM.

“Ya dulunya memang digunakan warga sebelum PAM masuk, tapi sesudah ada aliran PDAM sudah tidak dipakai sama warga, terus sudah ditutup sekitar 9 tahun yang lalu,” ujar Waludi.

Saat kejadian, Waludi masih berada di tempat kerja. Ia saat itu mendapat kabar dari warganya bahwa sumur tersebut meledak.

“Saya tadi dapat kabar itu, lalu saya sarankan untuk manggil pemadam kebakaran. Saya jalan pulang sesampai di lokasi pemadam kebakaran juga sampai sini,” imbuh Waludi.

Polisi kini masih menyelidiki penyebab terjadinya ledakan tersebut. Mereka juga telah memasang garis polisi di sekitar sumur tersebut. Puing-puing sisa ledakan juga masih berada di lokasi kejadian. (fen)

You might also like

Comments are closed.