‘Legenda Inter’ bakal Sambangi Jatidiri

Alessandro Altobeli bakal menyambangi Stadion Jatidiri dalam balutan jersey PSGC Ciamis. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia
Alessandro Altobeli bakal menyambangi Stadion Jatidiri dalam balutan jersey PSGC Ciamis. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia

SEMARANG –  Anda tifosi Inter Milan pasti sudah kenal dong sama Alessandro Altobelli. Striker Gli Azzurri seangkatan Paolo Rossi itu juga pernah merasakan gelar juara dunia di tahun 1982. Nah, nama yang sama bakal menyambangi Stadion Jatidiri pada 18 Oktober mendatang.

Alessandro Altobelli masuk dalam jajaran legenda Nerrazzuri dan turut berjasa memberi gelar scudetto di tahun 1980. Di era kejayaannya, attacante kelahiran Sonnino, Italia ini juga cukup produktif dalam urusan menjebol gawang lawan. Total 209 gol dia jaringkan dan 128 di antaranya dikemas saat berseragam La Beneamata (1977-1988).

Selain Inter, pemain yang dijuluki Spillo (jarum) itu juga pernah bermain untuk Juventus. Namun, Altobelli hanya semusim berkostum Bianconeri (1988-1989) dengan torehan empat gol. Meski tak banyak gelar yang dihadirkan di level klub, pria kelahiran 28 November 1955 itu cukup sukses saat bermain untuk Timnas Italia. Total 61 caps dan 25 gol sudah dia hasilkan buat Gli Azzurri, termasuk satu gol ke gawang Jerman Barat di final Piala Dunia 1982 saat Italia melibas Franz Beckenbauer cs dengan skor 4-1.

Interisti di Semarang bisa jadi bakal bernostalgia dengan Alessandro Altobelli. Tapi, tentu saja bukan Altobelli legenda Nerrazzuri, melainkan Alessandro Altobeli milik PSGC Ciamis. Tim berjuluk Laskar Galuh itu menjadi salah satu lawan PSIS di fase 8 besar. Kedua kubu dijadwalkan bertemu di Stadion Jatidiri pada 18 Oktober mendatang atau enam hari setelah PSGC menjamu Mahesa Jenar di Ciamis.

Entah disengaja atau tidak, Altobeli versi Ciamis juga punya style yang identik dengan Altobelli ‘bule’. Dengan rambut gondrong, pemain asal Bengkulu kelahiran 1993 itu sekilas memang menyerupai Altobelli di masa jayanya.

Sama-sama memainkan peran sebagai striker, Altobeli belum sesubur idolanya. Musim ini, dia baru dua kali menjaringkan gol ke gawang lawan. Altobeli kalah bersaing dengan Emile Linkers dan striker lokal Erwin Ramdani maupun Rosian Indira Saputra. Tapi, dua gol yang dia buat terjadi di saat-saat krusial. Gol perdana dikemas saat PSGC bermain imbang 2-2 kontra PS Bangka. Selanjutnya, dia membuka gol kemenangan 3-2 PSGC atas PSPS di matchday terakhir babak 16 besar. (*)

 

 

 

 

You might also like

Comments are closed.