Libur Lebaran, Pedagang Pasar Johar Keluhkan Sepi Pembeli

METROSEMARANG.COM – Relokasi Pasar Johar yang terletak di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) terlihat sepi di musim Lebaran tahun 2017 ini. Beberapa pedagang bahkan mengeluhkan kondisi pasar jauh lebih sepi dibandingkan Lebaran tahun kemarin.

Pedagang Pasar Johar mengeluhkan sepinya pembeli saat Lebaran tahun in. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Dulu kalau pas musim lebaran seperti ini kenaikan bisa mencapai lebih dari 100% dibanding hari biasa, tapi ini sepi, kenaikan paling cuman 20-30%,” tutur Sugiyo, pedagang cabai, Jumat (30/6).

Sugiyo memprediksi sepinya pasar saat musim Lebaran ini dikarenakan bersamaan dengan liburan sekolah.  Masyarakat membagi kebutuhannya menjadi dua yakni buat lebaran dan buat persiapan anknya memasuki sekolah nantinya.

Tak hanya sepi pembeli, cabai dagangan Sugiyo harganya juga jauh lebih rendah dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya. Dari semua jenis cabai yang ia jual harganya kisaran Rp 10-20 ribu saja. Untuk cabai rawit merah harganya Rp 17 ribu, cabai rawit hijau Rp 15 ribu, cabai keriting hijau Rp 15 ribu, dan cabai keriting merah Rp 10 ribu.

Rendahnya harga tersebut sudah terjadi sejak awal Ramadan lalu. “Ya paling naik turunnya Rp 2 ribu perkilonya sudah dari sebulan lalu, ya mungkin sekarang stoknya sedang banyak, sedang banyak yang panen juga,” tambahnya.

Menurutnya, di beberapa lokasi di Jawa Tengah seperti Temanggung dan Blora saat sedang panen raya. Meskipun untuk mendapatkan stok cabai mudah, namun hal tersebut justru membuat harga cabai menurun.

“Dulu itu untuk cabai rawit merah sehari bisa habis sampai 2 truk kalah pas Lebaran. Sekarang sudah harganya murah habisnya juga paling setengah truk saja, jadi otomatis pendapatannya menurun mas,” beber Sugiyo.

Kini Sugiyo hanya berharap harga cabai bisa kembali meningkat. Apalagi semenjak ia mulai berjualan di Relokasi Pasar Johar pendapatannya menurun drastis. (fen)

You might also like

Comments are closed.