Liluk Sebut Mental Pemain PSIS Perlu Dibenahi

image
Mental bertanding Fauzan Fajri dkk masih harus dipoles lagi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG – Kemenangan dua gol tanpa balas atas PSGC Ciamis, membuat peluang PSIS lolos ke semifinal kian lapang. Namun, kemenangan ini juga masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Dua gol Julio Alcorse memastikan Mahesa Jenar mengukir tiga angka saat menjamu PSGC di Stadion Jatidiri, Sabtu (18/10) malam. Manajer Tim PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengaku bersyukur atas pencapaian Fauzan Fajri dkk.

“Kemenangan ini patut kita syukuri. Kerja keras pemain di lapangan layak diberi apresiasi. Mereka bermain dengan penuh semangat, sehingga target tiga poin di kandang bisa terpenuhi,” katanya, seusai pertandingan.

Meski puas dengan skor 2-0 tersebut, Liluk masih kurang sreg dengan mentalitas anak buah Eko Riyadi. “Setelah unggul, pemain cenderung meremehkan lawan. Ini tentunya akan menjadi pekerjaan rumah buat kami. Apalagi, jika bisa lolos ke semifinal, lawan-lawan yang kita hadapi juga lebih berat,” lanjutnya.

Di laga selanjutnya, PSIS bakal menjamu Persiwa Wamena, Rabu (22/10) mendatang. Liluk pun enggan berandai-andai terkait kemungkinan calon lawannya itu akan mundur dari kompetisi. Seperti diketahui, skuad Persiwa yang seharusnya bertanding melawan PSS Sleman di Kuningan, hingga Sabtu malam, tidak datang ke stadion, sehingga pertandingan batal digelar.

“Sampai sejauh ini, kami belum menerima informasi itu (mundurnya Persiwa). Kami tetap akan mempersiapkan tim untuk pertandingan melawan Persiwa. Datang atau tidak, tim kami sudah siap untuk mengamankan tiket ke semifinal,” tandasnya.

Dengan tambahan tiga angka tersebut, perolehan poin PSIS menjadi 8. Secara matematis, tim kebanggan wong Semarang ini hanya butuh tambahan satu angka lagi untuk menyegel tiket di babak 4 besar. (*)

You might also like

Comments are closed.