Lima Pengecer Judi Togel Diringkus di Warung Angkringan

Lima pengecer judi togel diamankan di Mapolres Kendal. Foto: metrojateng.com/MJ-01
Lima pengecer judi togel diamankan di Mapolres Kendal. Foto: metrojateng.com/MJ-01

KENDAL – Lima penjual judi toto gelap atau togel diringkus satgas pemberantasan perjudian dan narkoba, Polres Kendal Jumat (8/5) pagi. Kelimanya berjualan judi togel ini menggunakan telepon genggam dan mangkal di sejumlah warung angkringan di Weleri dan Kaliwungu.

Kapolres kendal AKBP Widi Amoko mengatakan, modus penjualan judi togel ini mulai berubah tidak lagi menggunakan kupon melainkan menggunakan sarana telepon genggam. Penjual biasanya mangkal di warung angkringan, dan menerima pesan singkat dari pembeli kemudian diserahkan ke pengepul.

“Modus penjualan judi togel dengan telepon genggam ini untuk mengelabuhi petugas. Biasanya para penjual judi togel ini mengaku terpaksa berjualan nomor togel karena keuntungan besar dan mudah karena pembeli akan datang sendiri,” terang Widi di Mapolres Kendal.

Kelima penjudi togel yang ditangkap yakni  Dwi Utomo, Ainur Tohim, Suyono ketiganya warga Weleri. Pengecer togel lainnya adalah Heru Purnomo dan Musa Sualin warga kota Kendal. “Keuntungannya lumayan 30 persen dari hasil penjualan sehari,” kata Dwi Utomo.

Polisi mengamankan telepon genggam yang digunakan para penjual nomor togel untuk bertransaksi dan uang hasil penjualan judi serta bukti rekap nomor yang akan diserahkan ke pengepul dan bandar judi. Kelima tersangka bakal dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (metrojateng.com.MJ-01)

You might also like

Comments are closed.