Lini Serang Bermasalah, PSIS Genjot Penyelesaian Akhir

METROSEMARANG.COM – Kekalahan dari Persis Solo masih menyisakan catatan minor bagi PSIS. Lini serang tim Ibukota Jateng jadi salah satu fokus pembenahan pelatih Subangkit sebelum duel kontra Persiba Bantul.

Pemain PSIS dibuat mati kutu saat menyambangi kandang Persis Solo. Foto: metrosemarang.com

PSIS dipaksa takluk 0-1 saat menyambangi kandang Persis di pekan keenam Liga 2 Grup 4, Kamis (6/7) pekan kemarin. Hasil ini bukan saja memberi kekalahan perdana bagi Haudi Abdillah cs, tapi juga untuk kali pertama PSIS tak sanggup bikin gol ke gawang lawan dalam kompetisi resmi.

Pada lima laga sebelumnya, armada racikan Subangkit sukses menjaringkan tujuh gol atau 1,4 gol per game. Tapi, torehan gol tersebut dianggap belum sebanding dengan kualitas individu barisan penyerang yang dimiliki PSIS.

Johan Yoga dan Erik Dwi Ermawansyah masing-masing baru mengemas satu gol, sedangkan Hari Nur masih nirgol yang lebih sering diplot sebagai winger atau penyerang sayap. Justru M Ridwan yang paling produktif dengan donasi dua gol. Sementara tiga gol lainnya diproduksi oleh M Yunus, Haudi Abdillah dan Safrudin Tahar.

Masalah organisasi penyerangan sebenarnya juga sudah coba dibenahi Subangkit sebelum duel lawan Persis. Dalam tiga kali ujicoba di bulan Ramadan, diakui sudah ada peningkatan signifikan. Haudi dkk disebutnya kurang tajam di sepertiga akhir lapangan.

Kelemahan itu terlihat jelas saat meladeni Persis. Absennya M Yunus makin menyulitkan PSIS menembus pertahanan tuan rumah. Usaha Subangkit dengan menurunkan tiga penyerang juga tidak membuahkan hasil.

Hanya Erik yang sanggup memberi ancaman nyata, dengan melepaskan tiga percobaan dan satu on target. Sementara Johan dan Hari Nur sama sekali gagal mengatasi bek-bek Persis.

“Finishing akan terus kami benahi sebelum lawan Persiba. Beberapa kombinasi di lini serang juga coba saya mainkan dalam sesi latihan,” beber Subangkit.

Pada latihan Senin (10/7) sore, pelatih 57 tahun ini juga sempat menjajal Johan di posisi second striker dan Yogi Ardianto sebagai winger. “Memang belum maksimal. Yang jelas kami tidak akan meremehkan Persiba, sekalipun saat ini mereka berada di dasar klasemen,” tegasnya. (twy)

You might also like

Comments are closed.