Lizamuddin: Dokumentasi Buku

Ahmad Lizammudin Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Ahmad Lizamuddin
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

BAGI Ahmad Lizamuddin, pendidikan bukan hanya menjadikan murid sebagai sasaran untuk dikembangkan potensinya. Menurutnya, pengembangan pendidik pun wajib dilakukan karena pendidik yang berkualitas akan menghasilkan murid yang berkualitas pula.

Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Lizam ini ‘mondar-mandir’ ke beberapa tempat, seperti Jawa, Kalimantan, bahkan lingkup Asean untuk mewujudkan keinginannya mengembangkan kecakapan pendidik. “Peningkatan kualitas guru dan kreativitas guru yang menjadi fokus,” kata dia.

Alumni IAIN Walisongo (sekarang UIN Walisongo) mengatakan bahwa guru dan murid memiliki kesamaan.

“Mereka harus diberi game dan ice breaking agar tidak jenuh,” ungkap juara 2 Mas Mbak Duta Pariwisata Demak 2010 ini.

Dalam pengalamannya keliling Nusantara dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, tidak lupa Lizam mendokumentasikan kegiatan dan penelitiannya dalam bentuk buku. Sampai saat ini, terhitung sudah dua buku dia terbitkan masing-masing berjudul Melipat Batas dan Batu Daun Cinta Teman Setia Belajarku. (ade)

You might also like

Comments are closed.