Lomba Mancing Asyik, Ketua DPRD Raih Juara Pertama Ikan Terberat

METROSEMARANG.COM – Lomba mancing di Balai Benih Ikan (BBI) yang berada di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen berlangsung meriah. Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi berhasil menjadi juara pertama mendapatkan ikan terberat yaitu 1,22 Kg.

Ketua DPRD Semarang Supriyadi (tiga dari kiri) berfoto bersama pemenang lomba Mancing Asyik Semarang Hebat, Minggu (30/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Lomba mancing bertema Mancing Asyik Semarang Hebat ini digelar Forum Wartawan Balai Kota Semarang (Forwakot), bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang selaku pemilik BBI, Minggu(30/4). Serta sponsor dari salah satu perusahaan minimarket.

Supriyadi berhasil mengalahkan peserta lomba mancing lainnya untuk kategori ikan terberat. Yang diikuti mulai dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu, Sekda Adi Trihananto, para kepala dinas, camat serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Semarang.

Setelah pelepasan ikan ke kolam oleh wali kota, wakilnya, dan sekda lomba langsung dimulai. Sayangnya wali kota dan wakilnya serta sekda belum beruntung mendapatkan ikan. Umpan di mata pancingnya jarang disambar ikan.

Justru Supriyadi yang datang belakangan malah langsung strike, umpannya langsung dimakan ikan. Bahkan setelah ditimbang merupakan ikan terberat 1,22 Kg, mengalahkan ikan terberat sebelumnya milik seorang peserta.

Selain kategori ikan terberat, juara lomba mancing ini juga diambil dari peserta dengan kategori ikan terkecil. Untuk kategori ini dimenangkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin.

Dalam perlombaan ini, Forwakot juga melakukan bhakti sosial penyerahan tas dan alat tulis serta uang kepada 20 anak yatim piatu. Yang diserahkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang serta perwakilan DPRD Kota Semarang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kegiatan lomba mancing akan mempererat lagi dan meyakinkan komitmen antara pewarta dengan pemerintah, pengusaha, dan anggota dewan untuk bekerjasama dengan baik. Khususnya untuk kepentingan percepatan pembangunan Kota Semarang.

Dalam upaya percepatan pembangunan, ia mengibaratkan kerjasama itu sebuh mobil. Jika salah satu dari 4 bannya gembos maka tidak akan bisa berjalan baik.

‘’Saya setuju jalannya sebuah percepatan pembangunan ibarat sebuah mobil rodanya ada 4, kalau kita analogikan dalan kondisi saat ini rodanya ini meliputi pemerintah, pengusaha, pewarta atau media dan seluruh warga masyarakat. Kalau salah satu bannya gembos pasti jalannya teseok-seok,’’ terangnya.

Karenanya, wali kota yang disapa Hendi ini, saya sangat yakin sekali bahwa dirinya dan wakilnya adalah bagian dari semuanya. ‘’Jadi kalau target kita bagaimana Semarang menjadi lebih baik dan lebih hebat pasti akan berhasil pada saat semuanya ikut nyengkuyung,’’ katanya.

‘’Contoh yang sedang kita lakukan hari ini, (lomba) ini kerja bareng, tidak hanya teman-teman Forwakot tapi juga kawan-kawan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dewan dan tentu saja seluruh lapisan masyarakat sekitar,’’ tambahnya.

Ketua Panitia Lomba Mancing Dimas Yuli mengatakan, lomba mancing asyik ini sengaja digelar khusus diperuntukkan bagi kalangan eksekutif dan legislatif. Dengan harapan dapat untuk ajang silaturahim dan refreshing bersama antara anggota dewan dan juga kalangan pejabat eksekutif.

”Mereka hampir setiap hari bertemu di ruang persidangan dewan untuk membahas hal-hal penting demi kemajuan Kota Semarang. Semoga mancing asik ini sedikit membuat bapak ibu di eksekutif dan legislatif fress dan menjadikan hubungan eksekutif dan legislatif lebih erat,” katanya.(duh)

You might also like

Comments are closed.