Lomba Mancing di Kampung Pelangi Meriahkan HUT Kota Semarang

HUT Semarang
Peserta dari OPD, anggota DPRD Kota Semarang dan wartawan mengikuti lomba mancing di Kampung Pelangi. (foto: metrosemarang.com/Masrukhin Abduh)

 

METROSEMARANG – Lomba mancing ikan memeriahkan peringatan HUT ke-471 Kota Semarang di Kali Semarang yang berada di Kampung Pelangi Jalan Dr Soetomo, Jumat (20/4). Sebanyak 2 kuintal ikan jenis kalper ditebar untuk perlombaan tersebut.

‘’Dari 2 kuintal ikan kalper yang ditebar, ada masternya seberat 5 kilogram yang akan dilepas oleh walikota. Siapa peserta yang dapat master akan mendapat juara pertama,’’ kata Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, I Gusti Made Agung, saat lomba mancing.

Lomba mancing kali ini sengaja dilakukan di kompleks Kampung Pelangi. Tujuannya, kata dia, agar masyarakat sekitar dapat menjaga kebersihan lingkungannya. Karena Kampung Pelangi sudah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Semarang.

Selain agar lingkungan Kampung Pelangi bersih dan sehat, juga untuk pemberdayaan masyarakat sekitar. Sebab nanti ibu-ibu warga di Kampung Pelangi akan diberikan pelatihan mengolah ikan, terutama untuk Kelompok Sadar Wisatanya (Pokdarwis).

‘’Nantinya pelatihan pengolahan ikan seperti pepes ikan, goreng ikan, dan lain sebagainya,’’ ujar I Gusti Made Agung.

Menurutnya, lomba mancing ini dibagi menjadi dua tahap, pertama peserta untuk pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Semarang, Anggota DPRD Kota Semarang, dan Forum Wartawan Balaikota Semarang (Forwakot). Kemudian tahap dua untuk masyarakat umum, yang diikuti ratusan peserta.

Sementara Walikota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, upaya memberdayakan wilayah Gunung Brintik yang semula kumuh menjadi Kampung Pelangi yang cantik, indah dan lebih produktif sudah hampir berhasil. Mulai dari pasar kembang, kampungnya, drainase dan lainnya sudah ditata menjadi lebih indah.

‘’Sehingga kami titip kepada Paguyuban dan Pokdarwisnya agar aset yang sudah baik ini dikelola dengan baik. Terutama kalau ada orang datang jangan biarkan membuang sampah sembarangan,’’ katanya.

Para pedagang yang berada di depan Kampung Pelangi, walikota yang karib disapa Hendi ini juga harus diingatkan terus supaya tertib, bersih dan rapi. Supaya orang yang berkunjung merasa betah dan selalu ingin kembali untuk berwisata dan berbelanja.

‘’Sehingga nantinya perputaran ekonomi di Kampung Pelangi semakin banyak dan perekonomian masyarakat semakin meningkat‘’, tegasnya.

Untuk lomba mancing ini, Walikota Hendi menambah nilai hadiah yang disediakan oleh pantia. Juara pertama yang awalnya Rp1,5 juta menjadi Rp 3 juta, juara dua dari Rp1 juta menjadi Rp2,5 juta, dan juara ketiga dari Rp 500 ribu menjadi Rp2 juta. (duh)

You might also like

Comments are closed.