Longsor Banjarnegara Meluas hingga Radius 8 Kilometer

METROSEMARANG.COM – Bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara kini semakin meluas. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana menyatakan luasan longsor telah melebar sampai delapan kilometer dari titik awal bencana.

“Itu telah menimbun 74 rumah warga dan lokasinya tetap di Desa Clapar, Banjarnegara,” ungkap Sarwa saat dihubungi metrosemarang.com, Kamis (31/3).

Longsor di Desa Clapar, Banjarnegara. Foto: metrosemarang.com/dok
Longsor di Desa Clapar, Banjarnegara. Foto: metrosemarang.com/dok

Meski begitu, ia memastikan semua relawan kini terus berusaha agar longsoran tidak sampai menimbun bahu jalan raya. Sedangkan, Suriyanto relawan Rumah Zakat Semarang yang dikirim ke Banjarnegara menyebutkan, kondisi terkini lokasi longsor di Desa Clapar.

Untuk rembetan longsoran sejauh 2-3 kilometer dari ujung hingga bawah longsoran. Rata-rata lebar longsoran 100 – 200 meter. Untuk area terdampak diperkiraan lebih dari 8 hektar area yang longsor.

“Akibatnya, 20 rumah rusak berat sementara dua rumah rusak sedang dan empat rumah rusak ringan. Lalu yang terancam longsor 33 unit,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, katanya, sebagian posko relawan terpaksa dipindah ke daerah aman akibat kontur tanah terus bergerak. Tim Relawan Rumah Zakat sempat membangun posko di Desa Clapar RT 02, tapi karena kondisi tanah berbahaya maka direlokasi di Dusun Krikil RT 04 /03. (far)

You might also like

Comments are closed.