LP2K Pantau Kadar Yodium Garam

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Untuk melindungi konsumen, Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Jawa Tengah melakukan penelitian untuk kadar Yodium. Ini dilakukan untuk memastikan konsumen tidak tertipu dengan maraknya garam-garam yang kadar yodiumnya kurang.

“Kami sudah mengumpulkan 170 sampel garam dari beberapa daerah. Saat ini sudah masuk laboratorium dan sedang menunggu hasil,” ujar ketua LP2K Jawa Tengah, Ngargono.

Dia menjelaskan, kandungan minimal dalam garam yodium yang dikomersilkan adalah 30 ppm (satuan yodium). Jika kadar yodiumnya kurang, maka pabrik garam tersebut melakukan hal ilegal.

Terlebih lagi, 2015 nanti diwajibkan semua produk harus sudah mengantongi izin Standar Nasional Nasional (SNI). “Tidak hanya produk dari dalam negeri, produk luar negeri juga wajib ber-SNI,” pungkasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.