LP2M UIN Walisongo: Sunan Muria Bukan Sekadar Mitos

seminar

KUDUS – Anggapan bahwa Sunan Muria dan Walisongo hanya sebatas mitos ternyata keliru. Setidaknya ada fakta sejarah yang berhasil dihimpun Tim Peneliti dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

Hal itu mengemuka dalam Seminar Hasil Penelitian Sejarah Sunan Muria yang dihadiri para Pemangku Makam Aulia se-Jawa di Hotel Graha Muria Kudus, Rabu (17/12). Keg

atan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo bekerjasama dengan Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria.

Seminar ini merupakan penyampaian hasil penelitian Sejarah Sunan Muria yang dilaksanakan oleh Tim Peneliti dari UIN Walisongo dan menghadirkan pakar sejarah UGM Yogyakarta, Djoko Suryo dan pakar genealogi Perhimpunan Pemangku Makam Auliya (PPMA) Taufiq Harris dari Universitas Gresik.

Ketua Tim Peneliti, Anasom menyampaikan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sunan Muria merupakan fakta sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan secara historis. Data-data yang ditemukan membuktikan bahwa Sunan Muria khususnya dan Walisongo pada umumnya merupakan bagian penting dari sejarah penyebaran Islam di Indonesia.

“Hal ini secara tidak langsung membantah pandangan beberapa pendapat yang menyatakan bahwa Sunan Muria dan Walisongo merupakan mitos belaka,” tandasnya. (MS-06)

 

You might also like

Comments are closed.