LSI: Regenerasi di Parpol Mandek

Diskusi Publik bersama AJI dan LSI di Hotel Pandanaran, Selasa (24/2). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Diskusi Publik bersama AJI dan LSI di Hotel Pandanaran, Selasa (24/2). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Aliansi Jurnalis independen (AJI) Semarang bersama Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengadakan diskusi publik di Hotel Pandanaran Semarang. Diskusi tersebut dihadiri beberapa pihak, seperti LSI, Partai Politik, akademisi, jurnalis dan lain-lain.

Diskusi kali ini bertemakan Regenerasi Politik dan Peran Veto Player di Partai Politik. Menurut Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI), Hendro Prasetyo, Veto Player adalah mereka yang memiliki suara yang menentukan apakah sebuah kebijakan bisa diubah atau tidak.

“Sedangkan regenerasi dalam partai bisa dijalankan atau tidak, itu tergantung pada mereka yang memiliki suara,” ungkapnya.

Menurut survei yang dilakukan pada Januari 2015 lalu, ada 15 persen masyarakat yang merasa dekat dengan Parpol. “Dari 15 persen tersebut, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan mendapat peringkat pertama dengan angka 16 persen,” paparnya.

Dia juga memaparkan hasil survei bahwa 61,7 persen masyarakat setuju tokoh muda mampu memberi kontribusi dalam pekembangan bangsa. Namun untuk pemimpin Parpol, masyarakat lebih percaya kepada tokoh-tokoh lama seperti SBY, Prabowo, Wiranto, Surya Paloh dan lain-lain.

“Temuan ini menujukan, masyarakat kekurangan informasi mengenai tokoh-tokoh di Parpol. Selain itu, regenerasi dalam Parpol tidak berjalan sehingga membuat masyarakat tidak mempunyai banyak pilihan,” paparnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.