Lucia Pilih Biro Jodoh Resmi karena Kapok Janji Buta Pria

Lucia

MENCARI pasangan hidup lewat biro jodoh menjadi salah satu upaya Lucia, nama samaran, untuk mendapatkan pria sesuai kriteria. Mengingat usianya yang sudah 38 tahun, janda asal Pekalongan ini memutuskan untuk bergabung dengan biro jodoh Mutiara Kasih Semarang.

“Ini pertama kali saya mengikuti biro jodoh, biasanya berkenalan lewat internet,” katanya saat ditemui metrosemarang.com di Sanggar Mutiara Kasih Jalan Griya Siswa No 11, Sabtu (24/1).

Awalnya, mantan pengajar universitas swasta di Salatiga ini mengaku seringkali mendapat janji buta dari pria kenalannya lewat media sosial. Tak ingin mengulang, akhirnya Lucia mencari biro jodoh yang legal.

“Di sini saya mendapat wadah baru untuk mencari jodoh. Syaratnya menulis biodata, fotocopy KTP, foto, dan membayar Rp 200.000,” terangnya.

Lucia menjelaskan, dengan persyaratan tersebut dia sudah resmi menjadi anggota Mutiara Kasih. Selain itu, penghobi membaca ini tidak akan dipungut biaya lagi sampai mendapat pasangan yang cocok.

Salah satu dari beberapa pria anggota Mutiara Kasih sudah Lucia pilih untuk diajak berkencan dalam acara ‘Jumpa Jodoh dan Perkenalan’, setiap Sabtu malam. Besar harapannya dengan proses tidak terlalu lama dan mendapat kekasih yang se-iman.

“Kalau kita bertemu dan itu jodoh, berarti merupakan pemberian Tuhan,” tandasnya. (ans)

 

 

You might also like

Comments are closed.