Lumpia Semarang Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

image
Ilustrasi

Lumpia Semarang ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda tahun 2014. Penetapan ini dilakukan oleh Direktorat Internalisasi dan Nilai Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Indonesia, baru-baru ini.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud, Kacung Maridjan mengatakan, penetapan ini merupakan upaya untuk melindungi budaya tak benda yang ada di Indonesia. Sejak Indonesia merdeka hingga saat ini tercatat ada 4.156 warisan budaya tak benda, namun baru 173 yang telah ditetapkan. Warisan budaya tak benda yang telah ditetapkan sebelumnya, antara lain, wayang, keris, angklung, batik, noken, tenun ikat sumba dan tari saman.

Warisan budaya tak benda, sebagaimana ditetapkan dalam Konvensi Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 2003, meliputi tradisi dan ekspresi lisan, termasuk bahasa, seni pertunjukan, adat istiadat masyarakat, ritus dan perayaan, pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenal alam semesta serta kemahiran kerajinan tradisional.

Selain lumpia Semarang, karya budaya dari Jawa Tengah yang tahun ini ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda adalah kertas daluang, gamelan Jawa gaya Surakarta dan Yogyakarta, sekaten dan pawukon. Yang berbeda, keempat warisan budaya tak benda yang disebut barusan ditetapkan sebagai warisan budaya milik bersama. (ren)

You might also like

Comments are closed.