Mahasiswa DKV Udinus Gelar Pameran Monokrom ‘’Black Hole”

DKV Udinus

METROSEMARANG.COM – Cakupan keberhasilan suatu perguruan tinggi tidak hanya sebatas menghasilkan lulusan yang dapat tersaring dan masuk di dunia kerja. Namun, juga menelurkan fresh graduate yang benar-benar berkualitas. Harapan inilah yang ingin diwujudkan oleh mahasiswa tingkat akhir Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dengan menggelar pameran karya pada Senin-Rabu (22-24/2) di Gedung H kampus setempat.

“Kami memang rutin mengadakan pameran karya untuk mahasiswa yang telah menempuh tugas akhir (TA) ini. Karena pameran ini adalah syarat untuk menempuh sidang skripsi/TA, yang nantinya akan menghasilkan sarjana-sarjana desain yang kompeten di bidangnya,” kata koordinator pameran Godham Eko Saputro, M.Ds.

Godham menuturkan, pameran tersebut tidak hanya menampilkan desain visual. Mahasiswa dituntut mengeluarkan ide yang out off the box, hal ini agar karya mereka diakui baik tingkat lokal hingga international. “Tidak hanya berhenti di tampilan visual saja, namun juga konsep yang brilian, untuk lingkup Semarang, nasional, maupun internasional,” terang Godham.

Pameran yang diberi tema monokrom tersebut berjudul “Black Hole”, yang ingin merepresentasikan keberadaan 50 peserta pameran mahasiswa tingkat akhir. Godham berharap, dengan even tersebut mahasiswa mampu beradaptasi dengan dunia desain, dan saat lulus nanti mereka harus bisa mempertahankan diri untuk terus eksis di dunia kerja.

“Berbagai macam tampilan disuguhkan di pameran ini, sesuai peminatan masing-masing mahasiswa. Di antaranya corporate identity, branding, iklan layanan masyarakat (ILM), media promosi, multimedia, dan game,” imbuhnya.

Salah satu peserta pameran, yang menampilkan ILM adalah Enggar Palupi. Tema yang diangkat adalah mengenai cara mengenali jenis-jenis bahan makanan tambahan berbahaya. Enggar menuangkannya dalam bentuk media presentasi digital, dengan iklan stopmotion yang berisi infografis.

Selanjutnya, ILM ini akan diedarkan di puskesmas, kegiatan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di daerah-daerah, serta kegiatan mobiling dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang. (din)

You might also like

Comments are closed.