Mahasiswa KKN Undip Buat Hand Sanitizer System Touchless

BATANG, METROSEMARANG.COM – Semakin maraknya penyebaran COVID-19 di Indonesia hingga keputusan pemerintah untuk melaksanakan PPKM darurat, menunjukkan bahwa semakin hari pandemi COVID-19 di Indonesia semakin tidak terkendali, terlebih setelah adanya COVID-19 varian Delta yang disebut-sebut jauh lebih berbahaya dari varian COVID-19 yang ada sebelumnya. Melihat kondisi tersebut terhadap bagaimana kondisi yang ada di desa Pasekaran, […]

BATANG, METROSEMARANG.COM – Semakin maraknya penyebaran COVID-19 di Indonesia hingga keputusan pemerintah untuk melaksanakan PPKM darurat, menunjukkan bahwa semakin hari pandemi COVID-19 di Indonesia semakin tidak terkendali, terlebih setelah adanya COVID-19 varian Delta yang disebut-sebut jauh lebih berbahaya dari varian COVID-19 yang ada sebelumnya.

Melihat kondisi tersebut terhadap bagaimana kondisi yang ada di desa Pasekaran, sebagian besar warga dirasa masih kurang mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 terutama kesadaran untuk mencuci tangan dan ketersediaan fasilitas cuci tangan di luar rumah maupun di tempat-tempat umum. Walaupun sudah ada beberapa warga yang menempatkan fasilitas cuci tangan diluar rumah mereka, namun masih belum menggunakan sistem touchless sehingga masih dapat berisiko menyebarkan virus COVID-19.

Untuk mengatasi hal tersebut dan mengurangi potensi penularan COVID-19 melalui kontak fisik benda, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro program studi Teknik Elektro, Tri Bagus Wiharta, berinisiatif untuk membuat sebuah inovasi hand sanitizer dengan sistem touchless.

“Alat ini terdiri 6 komponen elektronik utama yang terdiri dari sensor infra merah, pompa air mini DC, Transistor TIP BD140, 2 buah resistor 1k ohm, 4 buah baterai 1,5 volt, dan saklar on-off. Untuk penampung cairan hand sanitizer bisa menggunakan toples ataupun botol yang sudah dibersihkan. Kemudian semua komponen tersebut dimasukkan kedalam kerangka berbentuk box.” jelas mahasiswa KKN Tim II UNDIP, Tri Bagus Wiharta, Senin, 2 Agustus 2021.

Mahasiswa KKN Tim II UNDIP tersebut juga menjelaskan,“Cara menggunakan alat hand sanitizer touchless ini sangat mudah, cukup mendekatkan tangan ke arah sensor maka alat akan memompa botol secara otomatis dan mengeluarkan cairan hand sanitizer.”

Inovasi alat hand sanitizer touchless ini mendapat respon yang sangat baik dari warga desa Pasekaran.

“Wah alatnya sangat inovatif ya, mas. Ini sangat bermanfaat untuk mengurangi penularan COVID-19 karena tidak perlu menekan secara manual seperti hand sanitizer yang biasanya tersedia. Jadi akan lebih higienis dan aman untuk digunakan di masa pandemi seperti ini.” ucap Sukardi.

Hand sanitizer touchless ini dilengkapi dengan petunjuk pemakaian dan modul pembuatan. Diharapkan dengan adanya modul ini dapat memudahkan masyarakat desa Pasekaran dalam menggunakannya atau bahkan membuat hand sanitizer touchless mereka sendiri.” pungkas Mahasiswa KKN Tim II UNDIP tersebut.(tri/ris)

You might also like

Comments are closed.