Mahasiswa KKN UPGRIS Nguri-uri Kebudayaan Lokal Wirogomo

METROSEMARANG.COM – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) peduli pentingnya kebudayaan lokal di tengah pertunjukan modern. Oleh karena itu, Tim KKN bersama warga Desa Wirogomo Lor, Banyubiru, Kabupaten Semarang menyelenggarakan pesta rakyat dalam rangka Merti Desa Wirogomo pada Selasa (12/2) untuk mengingatkan semua elemen masyarakat bahwa kebudayaan lokal penting untuk dipertahankan.

Pementasan Tari Buto dalam acara Merti Desa Wirogomo di Desa Wirogomo Lor, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Selasa (12/2). Foto: istimewa

Kegiatan ini dimeriahkan oleh seni Tari Buto, Tari jatilan, Tari Warok, dan Kuda Lumping. Pesta rakyat diselenggarakan dengan tema “Sengkolo”, yaitu menghindarkan desa dari berbagai gangguan yang tidak kasat mata.

“Esensi dari penyelenggaraan ‘Merti’ adalah eksistensi budaya dan kearifan lokal. Kemeriahan yang dimotori oleh masyarakat merupakan indikasi bahwa kearifan lokal di Kabupaten Semarang masih eksis dan masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat,” kata Anggota Tim KKN UPGRIS Desa Wirogomo, Banyubiru Semarang, Yuliawati, Sabtu (17/2).

Kepala Desa Wirogomo Banyubiru, Kabupaten Semarang, Sunari mengatakan pesta rakyat dilaksanakan setiap tahun dengan berbagai jenis kegiatan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk melestarikan budaya masyarakat dan melatih anak-anak yang ada di Desa Wirogomo untuk menjadi anak yang kreatif.

Acara merti ini dimeriahkan oleh masyarakat Desa Wirogomo dari mulai anak-anak sampai orang dewasa. Acara tersebut mampu menyedot antusias masyarakat Desa Wirogomo untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan acara merti desa.

Dia menambahkan, pemerintah bersama masyarakat dapat berpartisipasi dalam memberikan media pementasan berbagai seni budaya seperti ini. Partisipasi ini penting karena pada saat ini kesenian modern yang tidak menunjukkan kearifan budaya lokal mulai digemari. Dikhawatirkan, ini akan memudarkan pengetahuan masyarakat terhadap kesenian daerah. (ade)

You might also like

Comments are closed.