Mahasiswa Minta Transparansi Pencabutan Subsidi BBM

Para mahasiswa yang menggelar aksi di Tugu Muda, Kamis (4/6) ini menyerukan agar pemerintah menolak intervensi asing. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Para mahasiswa yang menggelar aksi di Tugu Muda, Kamis (4/6) ini menyerukan agar pemerintah menolak intervensi asing. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Nusantara Indonesia (AMNI) dan Gerakan Mahasiswa Penyelamat Indonesia (GMPI) melakukan aksi di sekitar Tugu Muda pada Kamis (4/6) siang. Mereka menyerukan tentang isu kedaulatan negara yang direnggut oleh intervensi asing.

Dalam rilisnya, mereka menjelaskan bahwa pejabat negara menyerahkan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki kepada asing. Selain itu, rakyat Indonesia yang seharusnya menikmati SDA tersebut malah menjadi budak.

“Minyak mentah dunia turun, tapi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia naik. Apa ini namanya kalau bukan permainan dari mafia-mafia?” kata Ketua Umum GMPI, Mariono Jun.

Mahasiswa juga menuntut agar pemerintah secara transparan dalam pencabutan subsidi BBM serta menunda kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Elpiji. (ade)

Comments are closed.