Mahasiswa Undip Sulap Jantung Pisang Jadi Bubur Lezat Penangkal Diabetes

Jantung pisang yang berkhasiat untuk pengobatan diabetes, dapat diolah dalam beragam bentuk. Salah satunya bubur jantung pisang. Foto: metrosemarang.com/dok portal kesehatan
Jantung pisang yang berkhasiat untuk pengobatan diabetes, dapat diolah dalam beragam bentuk. Salah satunya bubur jantung pisang. Foto: metrosemarang.com/dok portal kesehatan

SEMARANG – Lima mahasiswa Universitas Diponegoro memperkenalkan pengolahan jantung pisang untuk kelompok PKK Kelurahan Rowosari. Jantung pisang yang dipandang sebelah mata itu disulap menjadi bubur yang memiliki khasiat untuk pengobatan diabetes.

Kelima mahasiswa Undip ini adalah Arfieno Jefry Krisnanda (S-1Teknik Kimia 2013) Irma Sari (S-1 Teknik Kimia 2013), Mutiara Hapsari (FSM Kimia, 2013), Reza Rizqi Meilani (FKM, 2012) dan Herliana Endang (FKM, 2013).  Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M), mereka mengadakan pelatihan pembuatan bubur jantung pisang di Balai Kelurahan Rowosari beberapa waktu lalu.

Ketua tim Arfieno Jefry Krisnanda mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari realisasi program kreativitas mahasiswa (PKM) pengabdian masyarakat mengenai peningkatan kualitas SDM kelompok PKK Rowosari, dengan bubur jantung pisang. Sebelumnya mereka telah melaksanakan sosialisasi mengenai daya guna jantung pisang dan praktik diversifikasi jantung pisang.

”Kami mengajarkan kepada ibu-ibu PKK agar langsung mempraktekan pembuatan bubur jantung pisang mulai dari perebusan, penghalusan, hingga pengovenan. Harapannya warga Rowosari tidak lagi memandang sebelah mata jantung pisang, karena selain baik untuk kesehatan juga berpotensi menghasilkan produk baru yang bernilai ekonomis tinggi,” tutur Arfieno, seperti dikutip dari situs resmi Undip.

Dia menambahkan, dengan adanya program tersebut, ibu-ibu PKK Rowosari bisa memperoleh pengetahuan baru mengenai manfaat jantung pisang bagi kesehatan.”Berdasarkan penelitian beberapa ahli bahwa jantung pisang bermanfaat bagi penderita diabetes karena kandungan indeks glikemiknya rendah dan memiliki serat pangan yang baik,” tandasnya. (twy)

You might also like

Comments are closed.