Mahesa Jenar Butuh Atmosfer Pertandingan

Uji Coba Sebelum Liga 1

Kemenangan tersebut belum sepenuhnya memuaskan sang pelatih, Jafri Sastra. Menurut Jafri, masih ada aspek yang harus dibenahi

KICK off Liga 1 dijadwalkan bergulir mulai 8 Mei bulan depan. Seragkaian uji coba dilakukan oleh PSIS sebelum laga Liga 1 resmi dibuka. Sabtu, 6 April 2019 lalu, Laskar Mahesa Jenar melakukan uji coba dengan melawan Persikama Kabupaten Magelang.

Pertandingan uji coba digelar di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang. Ini adalah uji coba perdana setelah pemusatan latihan di Bandungan pada akhir bulan lalu.

marini
Claudir Marini Jr tak dapat melanjutkan pertandingan uji coba, setelah bertabrakan dengan lawan. (foto: Tro Wuryono/Metrojateng.com)

Meladeni tim Liga 3, armada Mahesa Jenar benar-benar menunjukkan kualitas level yang berbeda. PSIS mencetak lima gol di masing-masing babak melalui Septian David Maulana (2 gol), Tegar Infantrie, Bayu Nugroho, Hari Nur Yulianto, Eka Febri, M Yunus dan hattrick Claudir Marini Jr.

Tapi kemenangan tersebut belum sepenuhnya memuaskan sang pelatih, Jafri Sastra. Menurut Jafri, masih ada aspek yang harus dibenahi. “Ada banyak aspek yang bisa dilihat dari pertandingan uji coba kali ini. Positifnya kerja sama tim sudah semakin padu. Tim ini juga menunjukkan progres yang bagus setelah kami menggelar TC di Bandungan,” kata Jafri.

Ia masih menyoroti penyelesaian akhir timnya. Meski tidak memprioritaskan hasil akhir, pelatih 54 tahun itu menggarisbawahi finishing Hari Nur Yulianto cs. “Banyak peluang yang terbuang,” Jafri menegaskan.

 

Adaptasi Marini Jr dan Matsunaga

Pertandingan uji coba itu menyisakan cerita kurang mengenakkan buat Claudir Marini Junior. Marini yang diberi kesempatan tampil sejak menit pertama, sempat kesulitan mencetak gol dan melewatkan sejumlah peluang. Keran gol Marini baru mengalir usai turun minum. Tak tanggung-tanggung, eks penyerang Padideh FC menggelontorkan tiga gol ke gawang lawan.

Namun, nasib sial menghampiri Marini ketika laga tinggal menyisakan 15 menit terakhir. Dia mendapat terjangan dari belakang saat mencoba menyambut umpan Yoga Adiyatama. Pemain 26 tahun itu terkapar sambil memegangi engkel kaki kirinya dan harus keluar lapangan dengan bantuan rekan-rekannya.

Striker asal Brasil itu tak mampu menuntaskan laga. Sebetulnya, sebelum insiden tersebut tim pelatih sudah bersiap menarik Marini dan menggantinya dengan pemain lain. Namun sayang, insiden lebih dulu terjadi.

Pada uji coba tersebut rekrutan anyar Shohei Matsunaga juga dimainkan meski hanya di 10 menit akhir laga. Penampilan singkat mantan gelandang Schalke 04 II tersebut tetap menuai pujian dari Jafri Sastra. “Matsunaga terlihat bisa cepat beradaptasi dengan permainan tim meski dia baru saja bergabung. Ini menjadi nilai positif buat tim,” ujar Jafri.

 

Lebih Banyak Uji Coba

PSIS Semarang masih butuh setidaknya tiga kali uji coba lagi sebelum kompetisi resmi bergulir. Dua tim Liga 1 jadi bidikan untuk diajak sparring.

General Manager PSIS, Wahyoe ‘Liluk’ Winarto mengatakan, saat ini timnya sudah masuk fase pemantapan. Uji coba selanjutnya adalah untuk mengukur kekuatan tim. Pemain PSIS membutuhkan tekanan baik dari lawan maupun penonton, saat uji coba. Mereka butuh mendapatkan atmosfer pertandingan.

“Masalahnya sekarang ini sulit mendapat izin untuk menggelar pertandingan. Uji coba tertutup (tanpa penonton) bisa saja jadi alternatif, tapi kami tetap ingin menggelar pertandingan dengan penonton,” kata Liluk.

PSIS sedang menjajaki dua tim Liga 1, Barito Putera dan Perseru Badak Lampung FC yang sedang melakukan TC di Yogyakarta dan Boyolali. Selain itu ada juga tim Liga 2 atau Liga 3 yang akan diajak untuk melakukan uji coba. (*)

 

Reporter: Tri Wuryono
Editor: Eka Handriana
You might also like

Comments are closed.