Mahesa Jenar Waspadai Ancaman Sayap PPSM

METROSEMARANG.COM – PSIS mewaspadai serangan sayap PPSM Sakti Magelang saat kedua tim bertemu di Stadion Moch Soebroto, Rabu (16/8) besok. Pelatih Subangkit juga menyoroti mental anak asuhnya usai ditahan imbang PSIR Rembang, akhir pekan kemarin.

Pemain PSIS menjajal lapangan Stadion Moch Soebroto, Selasa (15/8) sore. Foto: metrosemarang.com

PSIS akan berkunjung ke markas PPSM di pekan ke-12 Liga 2. Skuad Mahesa datang dengan kondisi kurang oke setelah hanya bermain imbang 1-1 kala menjamu PSIR di Stadion Jatidiri.

Subangkit berharap pemainnya bisa secepatnya move on dan fokus untuk menghadapi Laskar Macan Tidar. Menurutnya, laga kontra PPSM juga sangat krusial, mengingat putaran grup hanya menyisakan tiga pertandingan lagi.

“Kami harus segera bangkit karena sudah ditunggu pertandingan berat di kandang PPSM. Saya berharap mental anak-anak tidak goyah setelah pertandingan lawan PSIR kemarin,” kata dia usai memimpin latihan di Stadion Moch Soebroto, Selasa (15/8).

Pelatih 57 tahun ini enggan terbuai dengan rekor apik yang ditorehkan PSIS saat bermain di kandang PPSM. Dalam dua kunjungan terakhir, Tim Ibukota Jateng selalu pulang dengan kemenangan. Di musim 2014, PSIS menang 3-1, pun di era Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 yang berkesudahan 3-0 lewat hat trick Johan Yoga.

Pada pertemuan pertama di Jatidiri, PSIS juga sukses mengatasi perlawanan Reza Ajie dkk melalui gol tunggal Safrudin Tahar. “Kondisi PPSM saat ini jelas berbeda. Apalagi mereka juga sudah menambah pemain baru di putaran kedua,” tukasnya.

Di putaran kedua, Tim Kota Gethuk menggaet winger lincah Hasan Basri Lohi dan eks Persiba Bantul, Nunung Dwi Cahyo. Dua pemain itu langsung memberi kontribusi buat tim barunya melalui gol-gol ke gawang Persis Solo dan Persipur Purwodadi.

“PPSM cukup kuat di sektor sayap. Semua bisa saja jadi ancaman dan kami tidak boleh kehilangan fokus,” tegas Subangkit.

PSIS bakal memforsir kemenangan guna memuluskan langkah ke fase 16 besar. Tapi, ambisi tersebut akan mendapat tantangan kubu tuan rumah yang tengah berusaha keluar dari zona degradasi.

Kekalahan di kandang Persipon Pontianak membuat PPSM terlempar ke posisi 5 Grup 4 dengan perolehan 12 poin, sedangkan PSIS masih bercokol di posisi runner up dengan torehan 26 angka.

Sementara, General Manager Wahyu Winarto optimistis Haudi Abdillah dkk sanggup memetik hasil maksimal di Magelang. “Kami harus bisa meraih kemenangan atas PPSM, sekaligus untuk menggantikan poin yang hilang di kandang. Saya optimistis target itu bisa tercapai,” tandasnya. (twy)

You might also like

Comments are closed.