Makam Pendiri Semarang Akan Dijadikan Destinasi Wisata Religi

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berencana merenovasi tempat makam Ki Ageng Pandanaran sehingga menjadi salah satu destinasi wisata religi. Harapannya bila nanti dikunjungi oleh warga luar Kota Semarang akan merasa nyaman.

Hendi berziarah di Makam Ki Ageng Pandanaran di Mugas. Foto: istimewa

“Kami melalui Disperkim berencana menjadikan tempat makam ini sebagai tempat wisata yang nyaman untuk dikunjungi. Nanti akan ada tempat parkir, kemudian makam dibuat lebih luas dan diberi penerangan,” ujar, Kamis (5/4).

Sebelumnya pada Rabu (4/4) malam, Wali Kota bersama jajaran Forkompinda dan pejabat setempat melaksanakan ziarah dan tabur bunga di makam Ki Ageng Pandanaran di Mugas, Semarang. Ziarah itu dilakukan satu bulan menjelang Hari Jadi Kota Semarang ke-471 yang jatuh pada tanggal 2 Mei mendatang.

Wali Kota Hendi menuturkan bahwa cikal bakal Kota Semarang berdiri hingga sekarang, pada awalnya ditemukan oleh Ki Ageng Pandanaran. Dia adalah seorang Bupati pertama Kota Semarang.

“Menurut sejarah 471 tahun lalu Ki Ageng Pandanaran mendirikan sebuah dusun kecil di daerah Pragota, yaitu kawasan di Kota Semarang. Di dalam kepemimpinannya, beliau seorang yang mempunyai dedikasi luar biasa untuk membuat lingkungan khususnya Semarang menjadi wilayah yang tumbuh berkembang sampai besar seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Maka itu, pihaknya berkeyakinan Kota Semarang besar karena jasa-jasa pendahulu seperti Ki Ageng Pandanaran. Dia menyampaikan, selain ziarah, rangkaian menyambut HUT Kota Semarang masih tetap akan berlanjut.

Di antaranya, Semarang Great Sale 2018 yang akan dibuka 8 Mei mendatang dan berlangsung selama 1 bulan penuh. Kemudoan pada 5 Mei akan digelar Semarang Night Carnival yang menampilkan peserta dari 5 negara.

“Tanggal 2 Mei nanti Ulang Tahun Kota Semarang yang ke-471. Ini ulang tahun warga Kota Semarang. Silakan pasang penjor-penjor tetapi jangan di jalan-jalan protokol,” pungkasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.