Malam Terakhir Peringatan Munir Bersama Istri Widji Thukul

image

Malam Terakhir Peringatan 10 Tahun Munir di Semarang  diperingati dengan gelaran diskusi bersama istri Wiji Tukul, Sipon. Ibu dua anak ini menceritakan perjuangannya untuk memperoleh pengakuan bahwa suaminya dihilangkan secara paksa oleh oknum negara.

“Saya sempat dinyatakan gila, dan dua anak saya Wani dan Fajar yang masih kecil diminta menandatangani ijin bahwa ibunya bersedia direhabilitasi. Saya disuntik, ingatan saya dicoba dihilangkan,” kata Sipon.

Selain Sipon, diskusi dengan tema “Kekerasan HAM oleh Negara”, juga dihadiri oleh sejarawan Bonnie Triyana dan penulis buku “Kekerasan Budaya Pasca 1965”,  Wijaya Herlambang. Saat ini diskusi masih berlangsung dan nanti akan ditampilkan musikalisasi putra Widji Thukul, Fajar Merah. (MS-06)

You might also like

Comments are closed.