Malas Cek Kesehatan, 80 PSK Sunan Kuning Kena ‘Raja Singa’

METROSEMARANG.COM – Puluhan pekerja seks komersial (PSK) di Resos Argorejo Sunan Kuning selama tiga bulan terakhir terinfeksi penyakit kelamin ‘raja singa’ lantaran malas memeriksakan kesehatannya.

Penyuluhan kesehatan PSK di aula Lokalisasi Sunan Kuning. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Penyuluhan kesehatan PSK di aula Lokalisasi Sunan Kuning. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Ketua Resos Argorejo, Suwandi mengatakan temuan penyebaran penyakit kelamin itu terjadi dalam rentang waktu Desember-Februari 2016 kemarin.

“Ada 80 pekerja seks yang tertular penyakit raja singa,” katanya, kepada metrosemarang.com, Senin (7/3).

Pria berusia 64 tahun ini menjelaskan penularan penyakit kelamin di wilayahnya akhir-akhir ini tergolong tinggi karena banyak pekerja seks yang enggan memeriksakan kesehatannya.

“Malahan sempat jumlah pekerja seks yang kena penyakit kelamin sekitar 15 persen dari total penghuni di sini,” bebernya.

Kendati demikian, ia mengklaim penyebaran penyakit kelamin di Sunan Kuning masih terbilang rendah dibanding lokalisasi lainnya di seluruh Indonesia.

“Yang lokalisasi lainnya malah persentasi penularannya mencapai 40-80 persen. Di Gambilangu (GBL) justru sekarang sampai 80 persen,” tambahnya.

“Tapi kalau di tempat kami yang kena raja singa diliburkan tiga hari. Mereka wajib membuat surat pernyataan hingga tiga kali, kalau tidak sembuh maka terpaksa dipulangkan ke daerah asal. Itu sesuai program kita yang terus melakukan pengamanan dan pengentasan anak asuh,” sambungnya.

Diluar itu, ia menemukan tiga pekerja seks yang terinfeksi HIV/Aids selama 2015 lalu. Dari jumlah itu, seorang di antaranya telah meninggal dunia dan dua orang di antaranya dipantau rumah sakit daerah asal. “Mereka di antaranya asalnya dari Pati,” paparnya. (far)

You might also like

Comments are closed.