Manajemen Afgan Polisikan EO yang Diduga Tilep Uang Konser

METROSEMARANG.COM – Gagalnya konser Afgan di Ballroom Hotel Horison Semarang pada 15 April 2017 lalu berbuntut panjang. Event Organizer (EO) yang meng-handle gelaran tersebut, PJS Entertainment hingga kini tidak menyelesaikan tanggungjawabnya.

Manajer Afgan, Antonius. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Atas dasar tersebut, Manajemen Afgan melaporkan EO tersebut ke Polrestabes Semarang. Pihak manajemen belum menerima hak seperti yang ditandatangani bersama dalam kontrak.

“Pembatalan konser dilakukan hari H. Sesuai perjanjian, mereka seharusnya menyelesaikan kewajibannya untuk membayar utuh kepada manajemen, yaitu Rp 170 juta,” kata Manajer Afgan, Antonius, Selasa (25/4).

Namun hingga sekarang pihak manajemen tidak bisa menghubungi pihak EO. Anton mengatakan, saat dicari alamat rumah Yuni selaku pimpinan PJS Entertainment, hasilnya tetap nihil. Alamat Yuni yang tertera di data sudah tidak dihuni.

Selain manajemen, langkah hukum juga dilakukan jajaran penggemar Afgan, yaitu Afganisme. Mereka merasa dirugikan secara materi lantaran uang tiket yang telanjur dibayar belum dikembalikan. (ade)

You might also like

Comments are closed.