Mantan Bendahara Persipa Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Mantan Bendahara Persatuan Sepakbola Indonesia Pati (Persipa), HM Mudasir akhirnya ditetapkan tersangka oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng. Ia diduga terlibat penyelewengan dana hibah sebesar Rp 1 miliar dari APBD Pati tahun 2012 ke cabang olahraga sepakbola melalui KONI setempat.

Penetapan tersangka kepada Mudasir dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan alat bukti yang mengarah kepada dirinya. “Sudah ada tersangka, berinisial HM. Ia pengurus Persipa Pati,” kata Kepala Subdirektorat Tipikor Dit Reskrimsus Polda Jateng, AKBP Syarif Rahman, Kamis (27/8).

Kasus tersebut sendiri bermula dari adanya laporan dugaan korupsi oleh masyarakat pada Februari 2014 silam. Dalam laporan itu, dua orang pengurus Persipa dilaporkan, yakni Mudasir sebagai bendahara dan Ketua Persipa saat itu, Sunarwi.

Dalam perkembangannya, berdasarkan   hasil penyelidikan Mudasir sudah ditetapkan tersangka sementara Sunarwi statusnya saksi. “Ada dana hibah dari Pemkab Pati ke KONI Pati sekitar Rp 3 miliar untuk empat cabang olahraga. Dalam penyalurannya cabang sepakbola mendapat sekitar Rp 1 miliar. Di situ diduga terjadi penyelewengan, ” imbuhnya.

Hingga saat ini kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut termasuk akan memintai keterangan dari sejumlah saksi. Berdasarkan gelar kasus secara internal pada Kamis (20/8) lalu, kasus tersebut resmi ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. (yas)

You might also like

Comments are closed.