Manulife dan Masyarakat Ekonomi Syariah Cegah Jebakan Investasi Bodong Berkedok Agama

SEMARANG – PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bekerjasama untuk mengembangkan industri pasar modal syariah di Indonesia. Kerjasama ini merupakan bentuk untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk-produk pasar modal yang pengelolaannya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

investasi bodong
Penandatanganan kerjasama antara PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk mengembangkan industri pasar modal syariah di Indonesia. (Foto: istimewa)

Selain itu, dengan kerja sama ini diharapkan dapat mendorong tingkat penggunaan produk-produk pasar modal syariah dan dapat menghindarkan masyarakat dari investasi bodong.

Director & Chief of Legal, Risk, and Compliance Officer MAMI yang sekaligus menjabat sebagai Ketua UPIS (Unit Pengelolaan Investasi Syariah) MAMI Justitia Tripurwasani menjelaskan Indonesia memiliki populasi muslim yang sangat besar, yaitu sekitar 87 persen.

Masyarakatnya pun memiliki kesejahteraan masyarakatnya pun semakin meningkat, sehingga secara perlahan mulai muncul kebutuhan untuk menyimpan maupun mengembangkan dananya di produk-produk yang dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

“Namun sayangnya, karena minimnya tingkat pengetahuan finansial, masih ada saja anggota masyarakat kita yang terjebak investasi bodong, yang terkadang berkedok agama. Menghadapi kenyataan ini, kami menggandeng MES. Melalui kerja sama ini, kami harap masyarakat di lingkungan MES dan masyarakat umum dapat terhindar dari investasi bodong,” katanya, Senin (23/4).

Dia menambahkan, jika dilihat hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2016 yang dilakukan oleh OJK, tingkat literasi pasar modal syariah di Indonesia hanya 0,02 persen dan tingkat inklusi/penggunaannya hanya 0,01 persen. Angka ini dirasa masih sangat rendah. (ade)

You might also like

Comments are closed.