Marwan Jafar Digoyang Isu Reshuffle Jilid II

METROSEMARANG.COM – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Marwan Jafar santer dikabarkan masuk dalam daftar reshuffle jilid II yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat ini.

Politisi PKB Abdul Kadir Karding mengatakan ada segelintir kelompok yang kini berusaha menggoyang posisi Menteri Marwan dari Kabinet Kerja. Ia pun menyebut pihak-pihak yang mencoba ‘menggusur’ Marwan Jafar berasal dari unsur parpol tertentu.

Menteri Marwan Jafar saat menghadiri Festival Anggaran di Kabupaten Batang, beberapa waktu lalu. Foto: dok kemendes
Menteri Marwan Jafar saat menghadiri Festival Anggaran di Kabupaten Batang, beberapa waktu lalu. Foto: dok kemendes

“Saya tahu orang-orangnya dan mereka sekarang lagi mengusik opini publik lewat aksi-aksi demonstrasi,” ungkap lelaki yang juga menjadi Ketua Komisi III DPR tersebut saat ditemui wartawan di Semarang, Minggu (10/4) siang.

Ia menenggarai beberapa pihak yang menggoyang posisi Marwan karena merasa disingkirkan selama koleganya tersebut menjadi Menteri Desa dalam Kabinet Kerja pimpinan Jokowi-JK.

Menteri Desa, kata dia, dianggap telah menggusur posisi PNPM sebagai lembaga penyalur dana pembangunan desa. Padahal, PNPM sendiri kini telah dimasukkan dalam satu atap bersama Kementerian Desa.

“Saya mencium gelagat yang kurang baik di situ. Ada yang beranggapan kita merombak posisinya tapi kan kenyataannya enggak begitu. Justru kita merekrut mereka lagi untuk bekerjasama menyalurkan dana desa,” tuturnya.

Kendati demikian, ia tetap mempercayakan penuh proses rolling menteri ditangan Presiden Jokowi. Ia yakin Presiden Jokowi tak mudah ditekan oleh sejumlah pihak.

“Pak Presiden saya lihat tidak mau ditekan. Kita sendiri sebagai partai pengusungnya juga dukung apapun keputusannya, apalagi kita kan partai yang loyal terhadap presiden,” akunya.

Seperti diketahui, Marwan Jafar merupakan satu dari empat menteri Kabinet Kerja yang berasal dari PKB. Parpol besutan Muhaimin Iskandar tersebut jadi penopang utama pemerintahan Jokowi-JK bersama PDIP, Nasdem, Hanura dan PKPI. (far)

You might also like

Comments are closed.