Masih Banyak Anjal, Patroli Simpatik Dinilai Tidak Efektif

METROSEMARANG.COM – Patroli simpatik terhadap anak jalanan (Anjal) yang dilakukan Dinas Sosial Kota Semarang selama dua bulan terakhir ini dinilai kurang berdampak positif. Sebab masih banyak laporan dari warga yang merasa terganggu dengan keberadaan anak jalanan di beberapa jalan protokol.

Ilustrasi. Keberadaan anak jalanan di Semarang dikeluhkan warga. Foto: metrosemarang.com/dok

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Semarang, Tri Waluyo mengakui sendiri hal tersebut usai rapat penanganan anak jalanan bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pengelola panti rehabilitasi swasta, Jumat (3/3).

‘’Patroli simpatik ini kami lakukan karena Dinsos tidak memiliki kewenangan melakukan penangkapan anak jalanan. Kewenangan penangkapan ada di ranah Satpol PP dan Kepolisian,’’ katanya.

Pihaknya hanya dapat melakukan sosialiasi dan pendekatan secara persuasif kepada anak jalanan melalui LSM yang ikut membina anak jalanan tersebut. Tujuannya agar mereka dapat mentas dari dunia jalanan dan memilih kegiatan atau bekerja di lingkungan yang lebih baik.

Di sisi lain, pihaknya menyambut baik tawaran dari panti rehabilitasi milik swasta untuk ikut menampung dan menangani anak jalanan. Sebab Pemkot Semarang memang hanya memiliki satu panti yaitu Panti Rehabilitasi Sosial Among Jiwo di Ngaliyan yang saat ini sudah over kapasitas.

‘’Saat ini penghuninya melebihi kapasitas dari yang semestinya maksimal 60 orang tapi menampung sampai 120 orang,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.