Mau Beli Batu Akik via Online, Lakukan 5 Langkah Ini

Pameran batu akik di Pasar Senggol Grand Candi Hotel, beberapa waktu lalu. Kini, bisnis batu akik juga sudah merambah dunia maya. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa
Pameran batu akik di Pasar Senggol Grand Candi Hotel, beberapa waktu lalu. Kini, bisnis batu akik juga sudah merambah dunia maya. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa

DEMAM batu akik sudah mewabah hingga ke semua kalangan masyarakat di Indonesia. Anak-anak hingga lansia, pedagang sampai pejabat, tak mau ketinggalan untuk berburu koleksi batu akik.

Kini, bisnis batu akik pun mulai merambah ranah online. Tapi, transaksi batu akik via online juga berpeluang menjadi lahan penipuan. Nah, berikut ini beberapa tips dan trik yang dilansir dari situs belanja online Tokopedia yang dapat Anda lakukan agar terhindar dari penipuan jual-beli batu akik via dunia maya.

1. Pilih Situs Jual-Beli Online Terpercaya

Poin terpenting yang harus Anda lakukan saat ingin membeli batu akik secara online adalah memilih situs jual-beli online yang terpercaya. Pilihlah situs yang menyediakan sistem pembayaran dengan rekening bersama (rekber), untuk menjamin keamanan transaksi Anda.

Pilihlah situs jual beli online yang berani menjamin barang tersebut diterima sesuai dengan pesanan, salah satunya Tokopedia. Jika penjual tidak mengirim pesanan Anda, Tokopedia akan mengembalikan uang Anda 100 persen, sedangkan jika batu akik yang dikirim ternyata palsu, Anda dapat melakukan komplain dan berdiskusi kembali dengan penjual untuk mencari solusi bersama.

2. Pelajari Sejarah Toko Online Bersangkutan

Setelah menemukan situs jual-beli online terpercaya, pilihlah toko yang memiliki reputasi baik. Caranya sangat mudah, Anda dapat melihat sejarah transaksi toko tersebut dan testimoni dari para pembeli sebelumnya. Jika banyak pembeli yang memberi ulasan positif, Anda tidak perlu ragu membeli batu akik di toko tersebut. Hal penting lainnya adalah jangan lupa juga untuk selalu membaca terlebih dahulu kebijakan dari toko tersebut, misalnya kebijakan mengenai mekanisme retur barang.

3. Melek Info Batu Akik

Untuk meminimalisir penipuan, sebaiknya Anda mengenali terlebih dahulu jenis batu akik yang Anda inginkan. Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai dimensi, warna hingga harga batu tersebut di pasaran, misalnya saat penjual menulis “Batu Bacan Doko” di nama produk, Anda harus tahu bahwa Batu Bacan Doko itu berwarna hijau lumut. Jika batu bacan yang ditampilkan penjual di etalase toko online-nya berwarna merah atau warna lainnya, sebaiknya urungkan niat Anda untuk membeli batu akik di toko tersebut.

4. Tanya Penjual Tentang Detail Barang

Untuk memastikan Anda tidak membeli “batu akik dalam karung”, Anda sebaiknya bertanya kepada penjual tentang detail barang. Tanyakan semua hal yang harus Anda ketahui, mulai dari keaslian, ukuran, tingkat kemiripan barang yang ada di foto dengan aslinya, hingga apakah batu akik yang ingin Anda beli benar-benar dalam keadaan mulus dan tidak retak. Anda juga bisa meminta penjual untuk mengunggah foto batu akik tersebut dari berbagai sisi untuk melihat detailnya.

5. Buat Kesepakatan Tertulis Terkait Retur Barang

Sebagai antisipasi jika batu akik yang dikirim penjual adalah barang palsu atau tidak sesuai dengan deskripsi yang ditampilkan, sebaiknya Anda dan penjual membuat kesepakatan yang terdokumentasi terkait ketentuan retur barang. Namun usahakan untuk tidak berdiskusi dengan penjual menggunakan kontak pribadi. Manfaatkanlah fitur diskusi yang tersedia di situs jual-beli online yang Anda gunakan,

Jika antisipasi kecurangan ini sudah dilakukan, Anda pun tak perlu ragu untuk berburu batu akik via website jual beli online. (twy)

 

 

Comments are closed.