Mau Dapat Bantuan Permodalan Tanpa Bunga Dari Pertamina? Begini Caranya

Salah satu Mitra PKBL Pertamina MOR IV Abdul Ghofur menunjukan hasil karyanya.IR

SEMARANG – Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berkewajiban melaksanakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), sebagaimana diamanatkan oleh Kementerian BUMN pada Peraturan Menteri BUMN PER-02/MBU/04/2020 tanggal 2 April 2020 tentang PKBL.

PKBL ini adalah program Tanggung Jawab Sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dimana salah satunya BUMN diwajibkan untuk memberikan pinjaman usaha dan pembinaan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satunya adalah program PKBL yang dilakukan oleh PT Pertamina Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Nah, buat para pelaku UMKM di wilayah Jateng dan DIY, yang membutuhkan permodalan masih bisa bergabung dalam program PKBL Pertamina MOR IV, karena hingga Agustus 2020 Pertamina melalui MOR IV baru merealisasikan Program Kemitraan kepada UMKM sebesar Rp. 13.130.000.000 dari target penyaluran Rp. 18 milyar hingga akhir tahun 2020.

Apakah program ini tidak sama dengan pinjaman ke bank? Disinilah keistimewaannya, program ini berbeda dari pinjaman perbankan. Pinjaman yang diberikan melalui program PKBL kepada para mitra binaannya hanya dikenakan jasa administrasi dari permodalan tersebut sebesar 3% per tahun dan menurun mengikuti sisa pinjaman. Bagaimana tertarik bukan?

Tak hanya itu, setiap mitra binaan juga diberikan diberikan pembinaan secara “gratis” baik berupa peningkatakan kapasitas dalam bentuk pelatihan dan promosi dalam bentuk keikutsertaan pameran skala nasional atau penyelenggaraan bazar.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Anna Yudhiastuti, mengatakan program kemitraan yang dilaksanakan oleh seluruh BUMN bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha para pelaku UMKM.

Dia menyebutkan, sejak Januari hingga Agustus 2020 telah bergabung sebanyak 174 mitra binaan UMKM dengan Program Kemitraan Pertamina khusus wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

“Selain membantu meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha, program kemitraan diselenggarakan sebagai upaya merangkul pelaku UMKM terutama yang sulit mendapatkan akses ke perbankan (non bankable),” jelasnya,

Lalu berapa permodalan yang bisa didapatkan oleh mitra binaan? Anna menyebutkan, nilai permodalan yang bisa didapatkan oleh calon mitra binaan (sebutan untuk peserta program kemitraan) senilai maksimal Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dengan jangka waktu/tenor maksimal 3 tahun. Sedangkan sektor usaha program kemitraan mencakup sektor perkebunan, pertanian, jasa, perdagangan, perikanan, dan lainnya.

Bagaimana tertarik untuk ikut program ini? mudah kok caranya. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi layanan produk, layanan pesan antar maupun yang lainnya, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Centre 135 atau melalui website www.pertamina.com.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina senantiasa mendukung program pemerintah untuk memeratakan penyaluran energi seperti BBM dan LPG kepada masyarakat. Namun, di sisi lain Pertamina juga memiliki Tanggung Jawab Sosial salah satunya dengan menyalurkan program CSR serta PKBL kepada masyarakat untuk mencapai tujuan nawacita kemandirian Ekonomi,” jelasnya.

Salah satu mitra yang sudah merasakan dampak positif dari program ini adalah Abdul Ghofur. Ghofur memulai usahanya sejak tahun 2010 dan bergabung sebagai mitra binaan Pertamina sejak 2013.

Dia adalah pemilik gallery Duta Craftindo yang berada di Desa Branjang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, yang bergerak dibidang pengolahan akar kayu jati menjadi kerajinan bernilai tinggi.

Abdul Ghofur mengaku, banyak manfaat yang dirasakan sebagai mitra binaan Pertamina, diantaranya adalah kemudahakn dalam mendapatkan pinjaman lunak, sehingga memudahkan untuk mengembangkan usaha.

Produk yang dihasilkan oleh Abdul Ghofur melalui Gallery Duta Craftindo berupa patung dari akar kayu jati. Produk yang dihasilkan tidak hanya diminati oleh pasar lokal namun telah menembus mancanegara.

“Untuk lokal saya memasok salah satunya ke Nirwana Resto & Stable untuk produk patung kuda dan sebagainya. Sedangkan untuk mancanegara mayoritas menyukai jenis produk berupa patung kayu seni instalasi dari akar jati alami dan beberapa negara yang pernah saya pasok yaitu Malaysia, UK, USA, Jerman, Irlandia, Belgia dan UEA”, ungkapnya. (Asi)

You might also like

Comments are closed.