Mbak Ita Blusukan ke Pasar Karangayu, Pedagang: Itu Bu Hendi Ya?

Mbak Ita menyambangi Pasar Karangayu dan Pasar Bulu, Rabu (2/9). Ternyata, tidak semua pedagang kenal dengan dirinya. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Mbak Ita menyambangi Pasar Karangayu dan Pasar Bulu, Rabu (2/9). Ternyata, tidak semua pedagang kenal dengan dirinya. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

SEMARANG – Kandidat Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, pagi ini, Rabu (2/9) memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Karangayu Semarang Barat. Tapi, ternyata tak semua pedagang mengenal sosok perempuan yang diusung PDIP untuk mendampingi Hendrar Prihadi (Hendi) di Pilwakot 2015 tersebut. Sebagian pedagang justru mengira dia sebagai istri Mas Hendi.

“Lho, itu bukannya Bu Hendi ya,” kata Surofatun, seorang pedagang Pasar Karangayu saat berbincang dengan metrosemarang.com, di lapaknya.

Perempuan yang sudah 20 tahun berjualan di Pasar Karangayu ini mengungkapkan tak paham seluk-beluk dunia politik, termasuk jadwal Pemilihan Wali Kota Semarang (Pilwakot) yang kini sudah memasuki tahap kampanye terbuka.

“Apalagi saya tidak tahu soal politik. Jadi saya kira itu istrinya Mas Hendi (calon Wali Kota yang berpasangan dengan Mbak Ita),” ujar perempuan berusia 41 tahun ini.

Suwaidah, pedagang ikan di Pasar Karangayu juga mengenal sosok Krisseptiana, yang tak lain istri Hendi ketimbang Mbak Ita. “Kalau saya tahunya di baliho-baliho saja, makanya tadi saya kira beliau saat datang ke sini istrinya Mas Hendi,” kata warga Kampung Kencono Wungu Tengah Gang IV Nomor 16, Karangayu ini.

Ia mengaku telah berjualan ikan di pasar selama puluhan tahun silan tahun. Dalam sehari, ia bisa menjual satu kuintal ikan segar berbagai jenis. Harganya pun bervariasi mulai Rp 25 ribu-Rp 40 ribu per kilogram. “Ini kondisinya pas ramai pembeli jadi dagangan saya laku keras,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.