Medan Lebih Berat, Peserta bakal Sulit Libas Etape 2 Central Java Offroad#4

offroad-central-java
Para peserta Central Java Back to Basic Adventure Offroad dilepas dari Museum Ranggawarsita, Jumat (13/11). Foto: metrosemarang.com

 

METROSEMARANG.COM – Event offroad terbesar di Jawa Tengah, Central Java Back to Basic Adventure, hari ini, Sabtu (14/11), telah memasuki etape kedua. Pada tahapan ini, ratusan offroader sudah ditunggu rute yang lebih menantang dibanding etape sebelumnya.

Jalur ekstrem Central Java Offroad#4 ini sudah tersaji sejak etape pertama yang dimulai dari Museum Ranggawarsita, Semarang, Jumat (13/11) siang kemarin. Sebanyak 180 offroader yang tergabung dalam 60 tim wajib merampungkan rute sepanjang 20 kilometer dan berakhir di kawasan hutan lindung Darupono, Limbangan, Kendal.

Ganasnya medan sudah merontokkan 17 tim dan hanya 43 tim yang bisa sampai finish sesuai batas waktu yang ditetapkan panitia. Nah, pada etape kedua ini, para peserta bakal menempuh rute melalui hutan di Singorojo, Kendal dan finish di Kawedanan, Kendal.

“Etape kedua bakal lebih berat dan menantang. Peserta akan menempuh rute sejauh 35 kilometer, dengan handicap yang sangat beragam,” kata Supriyanto, Ketua Panitia, Sabtu (14/11).

Mas Prie memerkirakan akan lebih banyak peserta yang rontok pada etape ini. “Rutenya lebih panjang, sehingga kerjasama tim juga akan diuji pada tahapan ini. Kemungkinan akan lebih banyak lagi peserta yang rontok,”sambungnya.

Menurut Mas Prie, pada event Central Java Offroad edisi keempat ini, para peserta memang dituntut memiliki fisik dan kendaraan yang benar-benar prima. Sejumlah handicap, seperti ngarai, sungai dan hutan belantara bakal menjadi menu wajib selama tiga hari event ini berlangsung.

“Jalurnya bakal semakin berat kalau diguyur hujan. Inilah tantangan di alam liar,” tuntasnya.

Ratusan offroader itu dijadwalkan akan finish di kawasan Wanawisata Penggaron, Minggu (15/11) besok. (twy)

 

You might also like

Comments are closed.